Rusia Aktifkan Resimen Rudal Nuklir Supersonik Avangard Pertama

Rusia mengaktifkan Resimen Pasukan Rudal Nuklir Supersonik Avangard. Rudal ini adalah mimpi buruk bagi musuh-musuh Rusia karena punya kemampuan melintasi antar benua untuk menjangkau sasaran.

“Resimen rudal pertama yang dilengkapi dengan rudal strategis terbaru yaitu Hipersonic Glide Avangard resmi beroperasi pada tanggal 27 Desember 2019 pukul 10 pagi waktu Moskow” ungkap Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dikutip dari Arab News (27/12/2019).

Sebagai informasi ICBM (intercontinental Balistik Missile) RS 26 Avangard adalah salah satu senjata maut yang dikembangkan Rusia, pertama kali diperkenalkan oleh Presiden Vladimir Putin pada tahun 2018 lalu. Senjata maut lain yang siap dioperasikan oleh Rusia yaitu land based ICBM RS 28 Sarmat, Torpedo Drone Poseidon dan rudal jelajah nuklir Burestvenik

Sebagai infomasi RS 26 Rubezh alias Avangard adalah bom glider/bom layang super berat dengan panjang 12 meter dan bobot 80 ton, rudal ini didesain untuk menghantam sasaran sejauh 11.000 Km artinya daratan AS menjadi sasaran empuk bagi rudal nuklir yang mempunyai kekuatan 1,2 Megaton hulu ledak nuklir.

Yang membuat AS semakin pucat pasi terhadap rudal nuklir ini adalah mobilitasnya yang sangat tinggi karena Avangard dirancang sebagai rudal nuklir mobile seperti pendahulunya yaitu RS 24 Yars. Tidak seperti Sarmat yang dioperasikan lewat silo yang stasioner, Avangard dioperasikan dengan Truk MZKT 79291. Truk ini dapat beroperasi pada jarak maksimal 500 Km serta dapat beroperasi di kelebatan hutan atau daerah terpencil, mobilitas yang sangat tinggi inilah yang membuat Avangard sangat sulit dihancurkan ketika ada serangan balasan.

Baca Juga:  PL-10 Amunisi Rudal Ringan Terbaru Bagi Jet Tempur China

Selain karena mobilitasnya yang tinggi hal kedua yang membuat AS tidak berdaya terhadap serangan rudal nuklir Rusia ini karena kecepatannya yang sangat tinggi baik Sarmat ataupun Avangard mempunyai kecepatan hipersonik. Khusus Avangard Rusia mengklaim bahwa rudalnya ini mampu berlari hingga mach 27 atau setara 33.000 Km/Jam!

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan