Rusia dan India Kembangkan Brahmos Untuk T-50 PAK-FA

Rusia dan India sedang mengembangkan rudal BrahMos versi ringan untuk dipasang di pesawat jet tempur generasi kelima T-50 PAK FA (Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation). Selain dipasang di PAK FA, Brahmos versi mini juga bakal bisa dipasang di MiG-35 dan Kapal Selam.

“Kami sedang bekerja untuk rudal versi ringan. Rudal harus sesuai dengan ukuran tabung torpedo dan hampir 1,5 kali lebih kecil dengan beratnya. Rudal tersebut akan memungkinkan untuk dipasang rudal udara kami pada berbagai pesawat,” jelas CEO dan General Designer of the Machine-Building R&D Consortium, Alexander Leonov, Jum’at (27/1/2017), seperti dikutip Kantor Berita TASS.

Tentu, tambah Leonov, kami akan mengembangkannya, pertama-tama untuk pesawat generasi kelima.


“Namun memungkinkan untuk dipasang pada pesawat tempur MiG-35, meskipun kami belum menjalankan pengembangan tersebut,” pungkasnya.


Rudal jelajah supersonic BrahMos merupakan produk dari Russia’s Machine-Building Research and Development Consortium dan India’s Defense Research and Development Organization, yang mengatur usaha patungan BrahMos Aerospace pada 1998.

Nama rudal diambil dari nama dua sungai, yakni sungai Brahmaputra di India dan sungai Moscow di Rusia. Brahmos saat ini sudah menjadi rudal multi launcher yang bisa diluncurkan dari darat, laut dan udara, serta multi sasaran karena bisa menembak target tetap dan bergerak. 
India sendiri telah berhasil memodifikasi Brahmos untuk bisa digendong oleh Sukhoi Su-30MKI. Brahmos juga memiliki daya jangkau, sensor dan kecepatan yang lebih daripada rudal Yakhont yang dimiliki TNI. Kabarnya, mabes TNI pernah melirik Brahmos untuk menemani Yakhont.

Baca Juga:  Amerika Ancam India Jika Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Sumber :TASS/angkasa

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan