Rusia Kembalikan Kapal-Kapal Ukraina Yang Ditahan Tapi Kondisinya Diprotoli

Hampir setahun lalu pada tanggal 25 November 2018, Rusia menyita tiga kapal Ukraina terkait dengan ketegangan di Selat Kerch. Kapal-kapal Ukraina tersebut berusaha menjalankan perlintasan dari Odesa ke Mariupol di Laut Azov, namun dihadang oleh kapal-kapal Rusia dan situasi mengalami eskalasi hingga kapal Rusia melepas tembakan.

Ketiga kapal Ukraina tersebut direbut dan Rusia sempat memblokade Selat Kerch, bertentangan dengan UNCLOS dan perjanjian yang telah ditandatangani pada tahun 2003. Tiga kapal yang terlibat dalam insiden tahun lalu adalah tugboat Yany Kapu beserta Gyurza-M class patrol boats Berdyansk dan Nikopol.

Pada tanggal 17 November 2019, Rusia memulai proses pengembalian dengan menarik kedua kapal tersebut dari Kerch dan memberikannya ke otoritas Ukraina lepas pesisir Semenanjung Krimea pada keesokan harinya. Akan tetapi, Ukraina mengatakan bahwa kapal-kapal mereka dikembalikan dalam kondisi yang memprihatinkan.

Selain diabaikan dari perbaikan-perbaikan, Rusia juga melepas bermacam-macam komponen milik kapal tersebut -bahkan barang-barang seperti lampu, power outlet dan toilet pun tidak luput.

Belum diketahui dengan lengkap sejauh mana Rusia mengambil komponen-komponen dari kapal tersebut. Dari luar, Berdyansk dan Nikopol terlihat masih memiliki senjatanya, akan tetapi dilaporkan bahwa amunisinya tidak kembali. Beberapa fitur lain seperti antena radar navigasi juga masih ada di kapal. Vice Admiral Ihor Voronchenko dari AL Ukraina mengatakan bahwa mereka nantinya akan membeberkan bukti mengenai apa yang dilakukan Rusia terhadap ketiga kapal tersebut.

Baca Juga:  Israel Tuding Iran Membangun Pangkalan Militer Syiah di Suriah Untuk Mengubah Timur Tengah

Tindakan ini dapat dilihat sebagai upaya Rusia untuk mencegah AL Ukraina kembali menggunakan kapal-kapal tersebut dengan segera. Pengembalian kapal ini dilakukan menjelang diadakannya pertemuan di Paris tanggal 9 Desember nanti, untuk mendiskusikan resolusi konflik antara Rusia dan Ukraina.

Meskipun pengembalian kapal nampak sebagai goodwill gesture serta keinginan Rusia untuk bernegosiasi, kondisi kapal yang dikembalikan menunjukkan Rusia mengirimkan pesan bahwa mereka masih merasa dapat bertindak sepihak terhadap Ukraina.

Sumber:

-Lighting II Chan

https://www.thedrive.com/the-war-zone/31136/russia-even-ripped-out-the-toilets-before-returning-ukraines-ships-it-seized

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan