Rusia Mulai Uji Coba Sistem Pertahanan Elektromagnetik

A ground-based, unified electronic warfare (EW) system at the MAKS-2015 International Aerospace Salon in Zhukovsky near Moscow. © Mikhail Voskresenskiy / Sputnik
Russia mengembangkan senjata elektromagnet yang terintegrasi dengan sistem pertahanan udara. Senjata ini diklaim bisa mematikan semua perangkat elektronik musuh.
Dalam pengujian oleh pabrikan Radio-Elektronik Teknologi Concern (Kret), yang sedang berlangsung untuk sistem baru ini, mampu melindungi pasukan dan fasilitas sipil dari serangan udara dengan mematikan perangkat elektronika musuh. Tes-tes tersebut diharapkan akan selesai pada akhir 2016.
Senjata ini akan terintegrasi dengan sistem dan jaringan pertahanan udara, lalu akan menerima transfer data secara real time pada setiap ancaman serangan udara dari musuh.
Sistem ini menggunakan algoritma baru dalam hal jamming elektronika dan desain perintah modul terbaru. Sinyal jamming diklaim bisa mencapai jarak yang cukup jauh, bahkan dalam video demonya diklaim mampu membuat rusak sistem elektronika F-15 dan jet tempur siluman B-2.
Saat ancaman datang, akan diluncurkan gelombang elektromagnet yang akan menghancurkan sistem elektronika pesawat dan membuat para pilot bingung dengan keadaan ini.
https://youtu.be/D60T_jgkx_Q
Advertisements

1 Komentar

Tinggalkan Balasan