Rusia Pecahkan Rekor Pengisian BBM Pesawat Tempur di Udara

Rusia sepertinya benar-benar serius membenahi organisasi Angkatan Udaranya. Selama ini negeri Beruang Putih itu lebih fokus mengembangkan rudal sebagai senjata utama sehingga pengembangan pesawat tempur cukup tertinggal dibandingkan Amerika dan Eropa Barat.

Namun sejak dipimpin oleh Vladimir Putin, Rusia mencoba melakukan keseimbangan dengan tetap mengembangkan rudal-rudal mematikan sebagai bagian dari doktrin warisan Nikita Kruschev (PM Uni Soviet) namun juga mengembangkan teknologi pesawat untuk mengenggam superioritas udara.

Pesawat-pesawat tempur canggih dan punya kemampuan manuver luar biasa pun lahir. Mulai dari pesawat latih hingga pesawat super 4++ seperti Sukhoi Su-35, MiG-35 hingga PAKFA T-50. Termasuk helikopter-helikopter serbu yang sudah  battle proven  di Suriah

Seperti dilaporkan oleh media TASS (25/12) AU Rusia mengadakan latihan pengisian bahan bakar di udara dengan skala yang sangat masif sehingga memecahkan rekor dunia dalam latihan pengisian bahan bakar di udara (aerial refuelling).


Lebih dari 50 pesawat tempur dari Angkatan Udara Taktis di Distrik Militer Pusat mengikuti latihan pengisian bahan bakar langsung di udara dari pesawat tanker Il-78M Midas di atas wilayah Pegunungan Ural dan Siberia Barat yang iklimnya sangat menantang karena dingin dan sangat berangin.


Pengisian bahan bakar di atas wilayah Kutub selalu dibayangi oleh angin kencang yang mengganggu stabilitas pesawat yang harus dapat menemukan drogue pengisi bahan bakar hanya dengan mengandalkan instrumen, dengan pucuk-pucuk gunung yang membayangi.

Baca Juga:  Rusia Beli 100 Tank Armata

Tiga resimen udara pesawat tempur pencegat MiG-31BM dan pesawat serang taktis Su-24 dari wilayah Chelyabinsk, Perm, dan Krasnoyarsk semuanya dilibatkan untuk melaksanakan latihan ini. MiG-31BM adalah pesawat tempur pencegat garis depan Rusia, sementara Su-24M adalah pesawat serang taktis yang baru-baru ini digelar di Suriah.

Latihan pengisian bahan bakar tersebut menjadi puncak kulminasi dari latihan bersama tersebut, dimana pesawat tempur MiG-31BM dan Su-24M yang terbang dalam pasangan bergantian melakukan pengisian bahan bakar dengan terbang mendekat ke arah tanker di ketinggian 5.500 meter dan kecepatan 550 km/jam

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan