Rusia Selidiki Tenggelamnya Dermaga Apung PD-50 Kapal Induk Admiral Kuznetsov

Rusia membentuk sebuah komisi antardepartemen untuk menyelidiki penyebab insiden tenggelamnya dermaga agung terbesar, PD-50, saat perbaikan kapal induk Admiral Kuznetsov. Dalam insiden itu membuat kapal induk satu-satunya Moskow itu rusak di bagian dek dan lambung.

Pembentukan komite investigasi itu diumumkan Wakil Perdana Menteri Yuri Borisov, yang dilansir Sputnik, Rabu (31/10/2018). Borisov mengatakan, langkah-langkah untuk menghindari keterlambatan perbaikan kapal legendaris buatan era Soviet itu sedang dipertimbangkan.

“Saya sudah diberitahu tentang hal itu, dan telah memberikan instruksi untuk membentuk komisi yang akan menentukan penyebab insiden, biaya kerusakan, dan akan menguraikan rencana langkah-langkah untuk pemulihan,” kata Borisov, yang saat ini sedang melakukan kunjungan resmi di Kuba, kepada wartawan.

Dermaga apung PD-50 tenggelam setelah kecelakaan kerja dalam perbaikan kapal induk Admiral Kuznetsov hari Senin. Empat orang terluka dalam insiden itu, sedangkan kapal induk dipindahkan ke galangan kapal lain.

“Dermaga apung sepenuhnya tenggelam,” kata sumber di otoritas layanan darurat Rusia kepada kantor berita TASS. Dermaga di Nurmansk itu sebelumnya hanya tenggelam sebagian.

Satu dari empat korban luka dilaporkan berada dalam kondisi serius. “Meskipun keadaan darurat, perbaikan Admiral Kuznetsov tidak terganggu,” kata juru bicara galangan kapal Zvezdochka Yevgeny Gladyshev.

Selama proses perbaikan kapal, listrik padam dan menyebabkan tangki dermaga apung PD-50 kelebihan beban air.

“Karena gangguan dalam pasokan tenaga listrik ke dermaga apung PD-50, pencelupan dermaga tidak teratur,” kata pihak pengelola dermaga kepada Interfax. “Ini menyebabkan tangki pelampung menjadi sangat tidak normal, menyebabkan dermaga tenggelam.”

Baca Juga:  Dipimpin Arab Saudi, Aliansi Militer Islam Umumkan Perang Total terhadap Teroris

United Shipbuilding Corporation, perusahaan yang telah melakukan perbaikan kapal induk, mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa kapal Admiral Kuznetsov ikut rusak dalam insiden itu.

“Sebuah derek di atas jatuh di dek dari ketinggian 15 meter, sehingga lambung dan dek rusak,” kata perusahaan tersebut. Meski demikian, tidak ada bagian yang sangat penting dari kapal tersebut yang mengalami kerusakan.

Gubernur wilayah Murmansk, Marina Kovtun, mengatakan satu orang hilang setelah kecelakaan itu.

“Dua orang dirawat di tempat. Dua orang masih di rumah sakit. Sayangnya, satu orang belum ditemukan,” katanya dalam video yang di-posting di halaman Instagram-nya.

Dermaga Apung Terbesar Rusia Tenggelam saat Perbaiki Kapal Induk Admiral Kuznetsov

Dermaga terapung terbesar Rusia, PD-50, tenggelam usai insiden kerja dalam perbaikan kapal induk Admiral Kuznetsov hari Senin. Empat orang terluka dalam insiden itu, sedangkan kapal induk dipindahkan ke galangan kapal lain.


“Dermaga apung sepenuhnya tenggelam,” kata sumber di otoritas layanan darurat Rusia kepada kantor berita TASS, Selasa (30/10/2018). Dermaga di Nurmansk itu sebelumnya hanya tenggelam sebagian.

Satu dari empat korban luka dilaporkan berada dalam kondisi serius. Saat ini kapal Admiral Kuznetsov sudah ditarik ke galangan kapal lain di Murmansk.

“Meskipun keadaan darurat, jadwal perbaikan Admiral Kuznetsov tidak terganggu,” kata juru bicara galangan kapal Zvezdochka Yevgeny Gladyshev.

Baca Juga:  6 Negara Yang Tidak Memiliki Tentara Militer

Kapal Admiral Kuznetsov adalah satu-satunya kapal induk Rusia saat ini. Kapal itu dibangun dan diluncurkan oleh Uni Soviet pada 1985. Kapal itu menjalani perbaikan usai operasi tempur di Suriah, di mana dua pesawat tempur jatuh karena gigi penarik kapal induk tersebut mengalami malfungsi.


Selama proses perbaikan kapal, listrik padam dan menyebabkan tangki dermaga apung PD-50 kelebihan beban air.

“Karena gangguan dalam pasokan tenaga listrik ke dermaga apung PD-50, pencelupan dermaga tidak teratur,” kata pihak pengelola dermaga kepada Interfax. “Ini menyebabkan tangki pelampung menjadi sangat tidak normal, menyebabkan dermaga tenggelam.”

United Shipbuilding Corporation, perusahaan yang telah melakukan perbaikan kapal induk, mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa kapal induk Admiral Kuznetsov ikut rusak dalam insiden itu.

“Sebuah derek di atas jatuh di dek dari ketinggian 15 meter, sehingga lambung dan dek rusak,” kata perusahaan tersebut. Meski demikian, tidak ada bagian yang sangat penting dari kapal tersebut yang mengalami kerusakan.

Gubernur wilayah Murmansk, Marina Kovtun, mengatakan satu orang hilang setelah kecelakaan itu.

“Dua orang dirawat di tempat. Dua orang masih di rumah sakit. Sayangnya, satu orang belum ditemukan,” katanya dalam video yang di-posting di halaman Instagram-nya.

Sumber: sindonews.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan