Rusia Siap Parkir Pesawat Nuklir di Suriah, Perang Nuklir Diambang Pintu?

Pesawat pembom nuklir Rusia Tu-160. Foto: MOD Rusia

Rusia memanaskan tensi di kawasan Timur Tengah dengan menyiapkan pesawat pembom nuklir di pangkalan Udara Hmeimim di Suriah.

Dikutip dari media berita Rusia, Nezavisimaya Gazeta yang melaporkan pada 9 Februari. Bahwa Rusia sedang memperpanjang landasan pacu Hmeimim untuk menerima pesawat strategis jarak jauh yang mampu membawa senjata nuklir.

Setelah pembangunan selesai, Rusia akan dapat mengerahkan pembom strategis di pangkalan udara. Dari Hmeimim, para pembom akan dapat menyerang kelompok teroris di Suriah dan mendukung pasukan Rusia di Mediterania, kata Nezavisimaya Gazeta.

Analis Amerika Serikat (AS), Joseph Trevithick mengatakan kepada media itu bahwa pembom Rusia juga akan dapat merespons krisis dan situasi yang tidak terduga secara lebih efektif di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Jelas ini akan meningkatkan tensi di kawasan dan membuka peluang terjadinya perang Nuklir. Di kawasan Timur Tengah, saat ini hanya Israel dan Iran yang memiliki rudal nuklir. Dengan hadirnya Rusia, tidak menutup kemungkinan AS juga akan membawa kemampuan nuklir ke sini dengan alasan melindungi para sekutunya negara-negara Arab.

Pada 2015, Damaskus dan Moskow menandatangani perjanjian yang secara efektif memungkinkan militer Rusia menggunakan Pangkalan Udara Hmeimim secara gratis dan tanpa batas waktu.

Pangkalan udara Rusia memainkan peran penting dalam upaya menegakkan pengaruh Rusia di kawasan itu. Proyek pembangunan yang sedang berlangsung adalah contoh bagaimana Rusia mencoba untuk memperluas pengaruhnya di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan