Rusia Uji Coba Pesawat Pembom Supersonik Tu-22M3M Hasil Upgrade

Pesawat pembom Tupolev Tu-22M3 akan hadir versi terbarunya dengan nomer sero Tu-22M3M. Pesawat Tu-22 versi baru ini diklaim akan memiliki akurasi pengeboman 10 kali lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Melansir berita dari Metro.co.uk, pesawat pembom dengan kemampuan terbang melebihi berkecepatan suara itu dilengkapi dengan rudal generasi baru yang mematikan.

Pesawat pembom baru tersebut dapat dinavigasi hingga delapan kali lebih akurat, serta dapat menembakkan rudal dengan tingkat akurasi sepuluh kali lebih tepat dari tipe pendahulunya.

Pesawat tersebut juga mampu terbang hingga mencapai ketinggian lebih dari 22 kilometer dari permukaan tanah.


“Kami bermaksud membawa Tu-22M3M itu ke udara untuk pertama kalinya pada bulan Agustus mendatang,” kata sumber salah seorang pejabat.

Modifikasi dan peningkatan kemampuan pesawat pembom tersebut dilakukan setelah memburuknya hubungan diplomatik antara Rusia dengan negara-negara Barat, yang disebut berada pada titik terendah sejak masa Perang Dingin.

Diberitakan Metro.co.uk, direktur jenderal pembuat pesawat Tupolev mengatakan, sekitar 30 unit pesawat pembom dari total lebih dari 100 unit yang dimiliki Rusia ini akan dimodernisasi pada 2020.


Sementara, sisa unit pesawat yang dijuluki Backfire-C oleh NATO ini akan menyusul dimodernisasi setelahnya.

Kepala Komite Keamanan dan Pertahanan Rusia, Viktor Bondarev menyampaikan, saat ini seluruh perangkat elektronik pesawat sedang diperbarui.

“Yang paling penting adalah pesawat-pesawat pembom itu akan diadaptasi untuk dapat membawa rudal supersonik KH-32 yang canggih,” kata Bondarev.

Baca Juga:  AL Filipina Akan Punya Kapal Perang Dengan Sistem Rudal Untuk Kali Pertama

Rudal KH-32 tersebut merupakan rudal yang ditembakkan dari udara ke permukaan dengan daya jangkau hingga lebih dari 990 kilometer serta dapat mencapai kecepatan hingga 4.900 kilometer per jam dan ketinggian 40 kilometer.

Masing-masing pesawat Tu-22M3M tersebut dirancang untuk dapat membawa sebanyak enam buah rudal KH-50 yang lebih canggih lagi dan memastikan kemampuan tempur jarak jauh Rusia. (sumber: kompas.com)

2 Komentar

Tinggalkan Balasan