SAAB Pamerkan Hanggar Kamuflase Untuk Jet Tempur Gripen

Gripen, Pesawat Tempur produksi SAAB Swedia ini terkenal dengan kemampuanya untuk mendarat dan terbang di jalan raya atau run way yang pendek dan sempit. Inilah salah satu keunggulan pesawat tempur multirole ini, terutama untuk negara yang memiliki pangkalan udara terbatas seperti Indonesia. Bayangin jika 3 pangkalan utama TNI AU (Madiun, Jakarta dan Makassar) dibombardir musuh, seketika kekuatan TNI AU akan lumpuh.

Nah disitulah dibutuhkan penggelaran kekuatan dari pangkalan utama ke pangkalan darurat. Gripen bisa terbang dengan runway seadanya dari pengkalan utama menuju pangkalan darurat di tengah hutan, misalnya.

Sekilas kayaknya mudah, namun tentunya susah, lha wong darurat. Selain menyiapkan jalan raya senagai runway juga harus menyiapkan hanggar sebagai markas komando dan garasi menyimpan pesawat.


Di Arena Aero India 2017, SAAB mengenalkan solusi Deployable Aircraft Maintenance Facility. Yang ditawarkan dari solusi ini adalah perangkat fasiltas pemeliharaan pesawat tempur yang bersifat semi pemanen. Disebut semi permanen pasalnya Deployable Aircraft Maintenance Facility dapat dibongkar pasang dengan waktu relaitif cepat dengan biaya yang relatif murah.


Meskipin darurat fasilitasnya cukup lengkap. Mulai dari ground support equipement container, wheel and brake container, maintenance support container, ejection seat container, weapon maintenance container, pilot locker room container, aircrew equipement maintenance container, spare & storage container, consumables & dangerous goods container, dan mission support container.

SAAB juga menyadari potensi kesulitan dan ancaman, makanya fasilitas ini bisa digelar di daerah yang ekstrim. Mulai dari wilayah hutan sampai gurun pasir, dari wilayah dengan suhu dingin sampai panas, semuanya dapat diadaptasi dengan mudah oleh hanggar canggih ini.

Untuk keamanan dari deteksi musuh, SAAB membekali dengan teknologi penyamaran, sistem pada hanggar ini juga dilengkapi teknologi Barracuda multispectral camouflage covers, pilihan warna tinggal disesuaikan pada pihak pemesan.

Selain lebih aman dari ancaman visual musujDengan Barracuda multispectral camouflage covers, maka fasilitas hanggar akan lebih aman dari deteksi pengamatan visual. Lain dari itu kamuflase Barracuda juga dapart meredam efek dari gelombang pedek infrared, thermal infrared, radiasi sinar matahari, mengurangi temperatur di dalam ruangan, dan gelombang radar broadband. 

Kapasitas dari hanggar darurat ini bisa menyimpan 2 jet tempur Gripen. Dengan panjang hanggar sekitar 38 meter, lebar 20 meter, dan tinggi 8 meter. Semua fasilitas dapat dibangun dalam waktu kurang dari 48 jam dengan delapan orang saja.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan