Satgas Yonif Para Raider 502 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu di Perbatasan Malaysia

Satgas Pamtas RI – Malayasia Yonif Raider 502 Ujwala Yudha Kostrad yang mendapat tugas di wilayah Kalimantan Barat Sektor Timur meliputi tiga Kabupaten yaitu Sanggau, Sintang dan Kapuas Hulu pada Rabu (30/11) melakukan penangkapan sebuah mobil sedan Proton berwarna biru yang dikemudikan oleh warga asal Malaysia Chong Chee Kok karena membawa Sabu-sabu dan Pil Inex.

Penangkapan itu dilakukan di Pos PLB Nanga Badau Desa Badau, Kecamatan Nangka Badau, Kabupaten Kapuas Hulu yang dilakukan oleh anggota Kotis Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/UY Kostrad bersama anggota Bea Cukai Kapuas Hulu.
Kepala Penerangan (Kapen) Kostrad Letnan Kolonel Infanteri Agus Bhakti menceritakan kronologi kejadian penangkapan warga Malaysia tersebut. Menurut dia pada tanggal 30 November 2016, pukul 11.30 Wib, anggota
Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad yang sedang melaksanakan jaga di Pos PLB yang dipimpin Serka Leander Wiran, Serda Rosadi dan Kopda Yudha Eka melaksanakan kegiatan Sweeping di depan Pos PLB di Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar bersama anggota Bea Cukai.

Lebih jauh Agus Bhakti menegaskan para anggota yang melaksanakan sweeping memeriksa satu mobil sedan Proton warna biru yang dikemudikan oleh Chong Chee Kok dan berhasil menemukan narkoba jenis Sabu- sabu dan Pil Inex yang dibawa oleh pelaku dan barang barang lainnya.

Baca Juga:  Kontrak Sudah Oke, Tapi Duit Untuk Bayar Sukhoi Su-35 Enggak Ada.

“Adapun barang bukti yang di sita antara lain satu unit mobil sedan Proton warna biru nopol WEM 611, Sabu-Sabu seberat 19,79 Kg, Pil Inex seberat 400 gram (1992 butir), uang Rp 2.114.000, uang kertas 100 ringgit sebanyak 29 lembar, uang kertas 50 ringgit sebanyak 15 lembar, uang kertas 20 ringgit sebanyak 22 lembar, uang kertas 1 ringgit 38 lembar, uang kertas 5 ringgit sebanyak 4 lembar, 1buah HP iphone 65s+, 1 buah HP iphone 4s, 1 buah HP Nokia hitam dan 1 buah dompet,” katanya.

Lebih jauh Kapen Kostrad mengungkapkan saat di lakukan pemeriksaan pelaku hanya banyak diam. Namun dia hanya mengakui barang haram tersebut adalah milik saudara Kok Heng warga asal dari Kuala Lumpur, dan akan di bawa ke terminal Putussibau.

“Saat ini pelaku dan barang-bukti saat ini sudah diserahkan ke Polres Kapuas Hulu,” tandasnya. (dispen kostrad)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan