Seberapa Ampuh Radar S-400 Mendeteksi Pesawat Tempur?

Sistem pertahanan udara S-400 Triumf sering digadang sebagai sistem paling menakutkan bagi pesawat tempur. Bahkan pesawat dengan teknologi siluman sekalipun.

S-400 Triumph menggunakan 92N6E “Grave Stone” Radar ini ditempatkan pada platform truk MZKT-7930 8×8 ini berjalan di frekuensi I/J-Band multi-function phased-array.

Radar ini menggunakan antena microwave yang memiliki lobus samping rendah sebagai perlindungan dari noise jammers dan rudal anti radiasi.

Lalu seberapa jauh radar ini bisa mendeteksi pesawat tempur yang akan menyerang?

Untuk pesawat kelas 3G dan 4G, emang cukup jauh. Dari jarak 100-400KM S-400 sudah bisa mendeteksi adanya pesawat tempur seperti F-15, F-16, F-18, Tornado, Su-25 dan Su-35.

Jarak yang cukup ideal untuk segera meluncurkan rudal untuk menghancurkan sasaran pesawat-pesawat tersebut. Jauh sebelum si pesawat mendeteksi adanya S-400.

Tapi jika dihadapkan F-35 dan F-22 Raptor. Sistem Hanud S-400 kalah telak. Sistem ini baru bisa mendeteksi pada jarak 34KM. Yang artinya si pesawat udah duluan mendeteksi keberadaan si S-400 dan menghancurkanya duluan.

Nah di sini ditakutkan Amerika Serikat jika mengirim pesanan F-35 ke Turki. Sistem s-400 milik Turki yang dibeli dari Rusia, bisa dijadikan kelinci percobaan agar S-400 mampu menembus gelombang radar AESA AN/APG pada F-35 dan F-22. Dan pada akhirnya, S-400 menjadi sistem yang sempurna.

Sumber: Aviation Week Analysis.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan