Selfie Menenteng AK47, Pria Asal Bali Ditangkap Polisi

Gara-gara berfoto selfie dengan menenteng senapan otomatis AK47, seorang pria bernama Ketut SW ditangkap oleh Unit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali di Jalan Taman Giri, Nusa Dua, Kuta Selatan, di Bali
Ia diamankan sekitar pukul 15.30 WITA dari tempat tinggalnya di wilayah Kabupaten Badung. Pria ini diamankan lantaran pamer senjata air soft guns laras panjang jenis AK-47 lengkap dengan magazine, tombak, pedang dan pisau lipat komando.

Adegan bak film Rambo itu dipamerkannya di media sosial Facebook akun pribadinya. Alhasil karena ulahnya itu ia diamankan Polisi.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP I Made Sinar Subawa, mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang dengan akun bernama Wibawa Bawa memposting foto di facebook yang diduga memperlihatkan senpi laras panjang. 

Kemudian polisi menelusuri pemilik akun tersebut sebagai langkah awal penyelidikan.


Hasil penyelidikan akhirnya diketahui ciri-ciri orang tersebut dan tempat tinggalnya. Ketika dilakukan penyanggongan akhirnya polisi menemukan orang tersebut sehingga dilakukan penggeledahan.

“Saat digeledah di Jalan Taman Giri, polisi mendapatkan pisau lipat komando disimpan di dalam tas selempang yang dibawanya. Kemudian digeledah ke rumahnya, kembali polisi mendapatkan tombak dan pedang,” kata AKBP I Made Sinar Subawa, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/10).


Diinterogasi terkait senjata api, tersangka Ketut S W mengatakan sengaja berfoto dengan menggunakan senjata yang menyamai AK-47 itu, hanya untuk main-main dan diunggah ke facebook. 

Baca Juga:  Yogor Telenggen, Anggota OPM Tersangka Pembunuh Anggota Kopassus Ditangkap Polisi

Ia mengaku dapat meminjam dari teman tetangganya yang bernama Leong. Setelah dihubungi lewat telepon, akhirnya Leong datang ke rumah tersangka dengan membawa senjata air soft guns tersebut.

Dalam kasus ini, tersangka ditahan di Rutan Polda Bali bukan karena kepemilikan air soft guns yang mirip AK-47 itu. Tidak hanya itu, Ia disangkakan karena membawa senjata tajam jenis pisau lipat komando kemana-mana. 

“Alasannya, hanya untuk berjaga-jaga. Sedangkan Leong akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus ini,” demikian AKBP Subawa di Mapolda Bali.

(merdeka.com)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan