Serangan Pertama Israel ke Suriah di Tahun 2022 Menyasar Sistem Radar Hanud

Pada 5 Januari, tank tempur Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembaki pinggiran kota al-Hurriyah di provinsi al-Quneitra, Suriah selatan.

Kota ini terletak di sepanjang Garis Pemisahan Pasukan Suriah dan Israel yang memisahkan wilayah al-Quneitra dari bagian Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Menurut Kantor Berita Arab Suriah yang dikelola pemerintah, penembakan Israel menargetkan daerah berhutan di pinggiran al-Hurriyah. Api kecil meletus sebagai akibat dari serangan itu. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

“Agresi Israel bertepatan dengan penerbangan intens helikopter pendudukan dan pesawat pengintai di atas wilayah tersebut,” kata reporter badan tersebut di al-Quneitra.

Tahun lalu, tank tempur Israel, helikopter serang, unit komando dan sistem rudal menghancurkan beberapa pos kecil Tentara Arab Suriah (SAA) di al-Quneitra.

Selanjutnya, IDF memperingatkan anggota layanan SAA di al-Quneitra, terutama yang bertugas di jajaran Korps 1, agar tidak berkolaborasi dengan Hizbullah Lebanon dalam serangkaian posting media sosial serta dalam selebaran yang dijatuhkan di al-Quneitra di lebih dari satu. kesempatan.

Serangan ke kawasan al-Hurriyah, yang menandai operasi tempur Israel pertama melawan Suriah pada tahun 2022, mungkin menargetkan sistem radar pertahanan udara milik Suriah atau bahkan Hizbullah.

Baca Juga:  Video Riyadh Ibukota Arab Saudi Dihujani Rudal Oleh Pemberontak Houthi Yaman

1 Trackback / Pingback

  1. Israel Mengancam Akan Mengebom Istana Presiden Suriah, Rusia Siap Melindungi – MiliterMeter.com

Tinggalkan Balasan