Sertu Sutisna Nyamar Jadi Tukang Ojek Untuk Menangkap Begal Motor

Upaya anggota TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0603 Lebak, Sersan Satu Inf Sutisna, melumpuhkan begal motor tak sia-sia. Meskipun dirinya harus meladeni ajakan pelaku baku hantam selama 11 menit.

“Kami beruntung mampu melumpuhkan begal itu,” kata Sutisna saat ditemui di Lebak. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (18/7). Kejadian tersebut sekitar Mei 2019 lalu. Agar keberadaannya tak curigai, Sutisna menyamar menjadi seorang pengojek motor dan mangkal di Terminal Angkutan Kota (Angkot) Sunankalijaga Rangkasbitung.

Di daerah itu, kejahatan begal dengan modus menjadi penumpang motor ojek cukup tinggi. Sutisna merasa terpanggil untuk memberantas kejahatan jalanan yang sering melukai korban dengan sadis.

Suatu hari, Sutisna yang sudah menyamar mangkal di Terminal Angkot Sunankalijaga Rangkasbitung. Dia mendapat penumpang yang diketahui pelaku bernama Ridwan.

Pelaku membawa tas hitam berisi senjata tajam yang saat itu sudah dicurigai. Sutisna diminta mengantarkan pelaku ke Pasar Gajrug, Kecamatan Cipanas dengan menjanjikan membayar Rp 120.000.

Naluri sebagai aparat juga pengalamannya bertugas di beberapa daerah konflik, membuat Sutisna waspada. Dia menyuruh penumpang menaruh tas hitam di depan.

Pelaku mempersilakan tasnya disimpan di depan. Namun Ridwan memegang minuman cairan dalam botol minuman bersoda.

Selama perjalanan sepanjang 40 Km dari Rangkasbitung-Pasar Gajrug atau kurang lebih 60 menit, pelaku cukup ramah.

Namun, sebelum sampai tujuan di tempat sepi secara tiba-tiba pelaku menyiramkan cairan air keras di botol itu ke paha korban. Selanjutnya, pelaku menyuruh korban menatap mukanya ke belakang, karena ada cairan panas di paha.

Baca Juga:  Tujuh Pesawat Tempur Lanud Supadio Berangkat Ke Madiun

Sersan Satu Sutisna tentu mencurigai penumpang itu akan melakukan kejahatan. Sehingga korban menutup mukanya dengan kaca helm guna menghindari siraman cairan air keras ke mata.

Setelah tiba di Pasar Gajrug, korban menabrakkan kendaraannya ke tembok hingga terjatuh. Keduanya terlibat perkelahian dan korban berhasil meringkus pelaku sampai akhirnya patroli Polres Cipanas tiba.

Roji Santani tokoh masyarakat mengapresiasi tindakan Sertu Sutisna dan berharap diberi penghargaan dari satuannya.

Sumber: antara, merdeka.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan