Setelah Pesawat CN-235, Senegal Ingin Membeli Kereta Api Buatan Indonesia

Pemerintah Senegal berencana mengimpor kereta api buatan Indonesia, PT INKA. Rencananya, kereta api tersebut akan digunakan untuk mendukung jalur kereta Dakar-Bamako (Mali).

Realisasi kerja sama di bidang perkeretaapian antara Indonesia dan Senegal dirintis melalui kunjungan delegasi bisnis Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir pada Juni 2017.

Pemerintah Senegal telah mempelajari proposal kerja sama yang disampaikan PT INKA.

Dalam pertemuannya dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Dakar, Mansyur Pangeran, Menteri Muda Jaringan Perkeretaapian Nasional Senegal, Abdou Ndene Sall, mengatakan bahwa produk PT INKA sesuai dengan karakteristik kebutuhan di Senegal.


Menteri Ndene Sall berharap PT INKA segera mengundangnya berkunjung ke Indonesia untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut.

Rencananya, Menteri Senegal itu juga akan membawa delegasi teknis dari beberapa kementerian terkait (transportasi darat, udara dan laut) untuk membahas hal-hal teknis dalam kunjungannya.

Dubes Mansyur menyambut baik minat Menteri Ndene Sall berkunjung ke Indonesia. Diplomat Indonesia itu mengusulkan agar dilakukan di sela-sela penyelenggaraan Indonesia-Africa Forum di Bali pada 10-11 April 2018.

Dubes Mansyur juga berharap Menteri Ndene Sall dapat hadir pada forum tersebut, sekaligus melakukan kunjungan ke PT INKA, PT PAL Indonesia dan PT Dirgantara Indonesia (DI).


Lokomotif buatan PT. INKA Madiun

”Senegal saat ini sedang mengembangkan moda transportasi darat, laut dan udara untuk menjadikannya sebagai hub di Afrika Barat, kita perlu tangkap peluang emas ini sebelum Senegal beralih ke negara lain seperti China dan Turki,” ujar Mansyur, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/2/2018).

Baca Juga:  PBB Selidiki Kasus Penembakan Prajurit Korut Yang Membelot

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ndene Sall juga berencana untuk melihat langsung pabrik industri strategis seperti PT DI dan PT PAL. Selain pesawat CN-235 yang keempat, Senegal juga sedang menjajaki pembelian kapal niaga dan patroli dari Indonesia. (sindonews.com)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan