Setelah Serang Suriah, AS Pesan 100 Unit Rudal Tomahawk Block IV

Serangan rudal Tomahawk Amerika Serikat (AS) ke Suriah ibaratnya sedang cuci gudang. Dalam serangan tersebut AS melontarkan lebih dari 60 unit rudal.

Setelah serangan tersebut, sekarang AS sedang melakukan order rudal Tomahawk generasi ke- IV untuk mengisi arsenalnya.

Raytheon selaku perusahaan pembuat sudah memenangkan kontrak senilai 143 juta Dolar AS untuk memproduksi 100 unit rudal Lot 15 Tomahawk Block IV yang bisa diluncurkan dari sel peluncur vertikal.


Pesanan ini diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus 2020, dan AS sudah memesan sebagai antisipasi untuk perang berikutnya.


Tomahawk Block IV sendiri memiliki sistem datalink dua arah yang memungkinkan rudal untuk diarahkan ke sasaran baru pada saat terbang meluncur ke sasaran.

Baca Juga:  Turki Punya 5 Lisensi Teknologi Pada Pesawat F-35, Amerika Tak Berkutik

1 Komentar

  1. jangan-jangan waktu nyerang suriah sebagai cara korupsi bagi pemerintahan barbar, nembak rudalnya berapa tapi diakui berapa? mungkin gak ya?

Tinggalkan Balasan