Setelah Tawaran PT PAL Ditolak, Filipina Buka Lagi Penawaran Kapal LPD

Karena penawaran sebelumnya untuk pengadaan Landing Dock (LD) untuk Angkatan Laut Filipina tidak berhasil, Departemen Pertahanan Nasional Filipina (DND) telah siap membuka penawaran baru.

Salah satu revisi utama untuk penawaran baru tersebut adalah penghapusan ketentuan yang mensyaratkan ikatan dengan perusahaan lokal atau galangan kapal Filipina sehingga minimal satu unit dari 2 LD yang dipesan akan dibangun di Filipina.

Namun, dalam penawaran baru, DND mengharuskan pembangun kapal untuk “memberikan kepemilikan desain kapal kepada Departemen Pertahanan Nasional dan Angkatan Laut Filipina.”

Penawaran sebelumnya tidak berhasil karena hanya PT PAL (Persero) Indonesia yang mengajukan penawaran dan dinyatakan didiskualifikasi “karena tidak dapat memenuhi persyaratan untuk membangun salah satu kapal di Filipina.”

Proyek ini mencakup pengadaan dua (2) unit New Landing Landing Dock Vessel dengan empat (4) unit Landing Craft Utility (LCU) dan empat (4) unit Rigid Hull Boat Inflatable (RHIB) dengan Integrated Logistics Support (ILS) untuk Angkatan Laut Filipina.

Proyek ini memiliki anggaran yang disetujui untuk kontrak tersebut senilai PHP5.560.000.000,00. Konferensi pra-penawaran ditetapkan pada tanggal 10 September. Pembukaan penawaran akan diadakan pada 24 September.

DND, dalam buletin penawaran tambahan untuk penawaran sebelumnya, memberi catatan “pentingnya waktu dalam pengadaan kapal tersebut.”

Angkatan Laut Filipina saat ini mengoperasikan dua landing platform dock kelas-Tarlac yang diperoleh di bawah Program Modernisasi Angkatan Bersenjata Filipina (AFP), First Horizon.

Baca Juga:  ASEAN Jadi Pasar Drone Amerika, Israel dan China

Sumber : mintfo.com, TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan