Setengah Armada Pesawat F-35 Amerika Tidak Bisa Diterbangkan

Amerika Serikat cukup menderita dengan proyek pesawat tempur “JSF F-35” bersama negara-negara sekutunya. Proyek yang mahal ini masih diselimuti masalah terkait kelayakan terbang dan sistem aviasi teknologinya.

Situs Military (3/3) memberitakan bahwa setengah dari armada pesawat tempur jet siluman F-35 nyatanya tidak bisa diterbangkan. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Laksamana Madya Mat Winter, Kepala Program F-35 di Pentagon.

Sang Laksamana mengungkap bahwa hanya 51 persen dari armada F-35 yang bisa diterbangkan dari total 280 unit F-35 yang sudah diserahkan kepada pihak militer AS dan negara-negara pembelinya.


Kesiapan terbang itu semakin buruk kalau melihat F-35 dari gelombang pembelian awal, yang kini sudah mengalami masalah komponen dan juga perangkat lunak yang ketinggalan jaman.

Sebagai contoh, kesiapan terbang F-35 dari gelombang pengadaan kontrak kedua hanya 40 persen, maksimal 50 persen. Pesawat LRIP Lot pengadaan 9 dan 10 punya kesiapan 70 sampai 75 persen.


Untuk jet tempur yang terhitung baru, angka kesiapan ini menyedihkan karena AS seharusnya pegang kendali untuk penyiapan suku cadang, namun nyatanya sistem ALIS seringkali gagal dalam proses diagnosa permasalahan. (Aryo Nugroho/UC News)

Baca Juga:  Jepang Pamerkan APC Roda 8x8 Terbaru

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan