Sistem Pertahanan Udara Suriah, Lumpuhkan Rudal Udara Israel

Tentara Libanon memeriksa pecahan rudal yang diduga ditembakkan dari wilayah Suriah dengan targetnya di Israel, tetapi dilumpuhkan dan jatuh di wilayah Libanon, 10 Mei 2018.

Suriah mengatakan pertahanan udaranya berhasil melumpuhkan rudal yang ditembakkan oleh pesawat Israel di dekat ibu kota Damaskus, Selasa.

Seorang pejabat militer Suriah, yang dikutip media resmi Suriah, SANA, mengatakan sebagian rudal tersebut telah melukai setidaknya tiga orang tentara dan merusak beberapa fasilitas militernya.

“Pertahanan udara kami melumpuhkan rudal yang diluncurkan pesawat tempur Israel dari atas wilayah Lebanon, sebelum mencapai target,” kata sumber militer Suriah, seperti dilaporkan Kantor berita Reuters.

Rekaman video yang diunggah di media sosial menunjukkan ada benda bercahaya bergerak di atas wilayah di dekat kota Damaskus, kemudian terdengar ledakan keras serta diikuti suara tembakan artileri.

Israel menolak mengomentari laporan tersebut, tetapi mengatakan bahwa pihaknya mengaktifkan sistem pertahanan udara sebagai respon terhadap rudal anti-pesawat yang diluncurkan Suriah.

“Sistem pertahanan udara sudah diaktifkan sebagai respons terhadap rudal anti-pesawat diluncurkan dari Suriah, “tegas militer Israel melalui akun Twitter resminya, seperti dilaporkan Reuters.

Lembaga pemantau masalah hak asasi manusia di Suriah, yang berbasis di Inggris, mengatakan, rudal Israel tersebut diluncurkan dari atas wilayah Lebanon.

Adapun targetnya adalah sasaran militer di wilayah barat dan barat daya di pinggiran Ibu kota Damaskus, tambah mereka.

“Sejumlah rudal mengenai gudang senjata Hizbullah atau Iran, “ungkap lembaga tersebut.

“Rudal itu milik Isrel,” kata pimpinan lembaga pemantau itu, Rami Abdel Rahman, seperti dilaporkan Kantor berita AFP.

Baca Juga:  Jepang Batalkan Rencana Pengembangan Pesawat Tempur Dalam Negeri

Menurut mereka, sejauh ini tidak ada korban atau kerugian akibat serangan tersebut.

Sementara itu, situs berita resmi pemerintah Libanon mengatakan pesawat Israel melakukan serangan rudal tersebut di atas wilayah Libanon selatan.

Selama lebih dari tujuh tahun konflik di Suriah, Israel sangat mewaspadai kekuatan militer Iran, sekutu utama Presiden Suriah, Bashar al-Assad.


Angkatan udara Israel telah berulangkali menyerang sejumlah target yang diklaimnya sebagai lokasi pertahanan atau gudang persenjataan milik Iran di wilayah Suriah.

Serangan itu juga menyasar apa yang disebutkan sebagai gudang persenjataan yang akan dikirim ke kelompok Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran, seperti dilaporkan AFP.


Sumber: BBC

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan