Skadron Udara 16 TNI AU Tutup Tahun dengan Cuci Jet Tempur F-16

Skadron Udara 16 TNI AU Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau menutup tahun 2018 dengan melakukan ritual pencucian jet tempur F-16 Fighting Falcon, sebagai bentuk tanda syukur melewati tahun ini dengan baik.

“Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur karena selama tahun 2018 Skadron Udara 16 telah berhasil melaksanakan seluruh tugas yang diemban dengan selamat, sukses dan mencapai zero accident,” kata Komandan Skadron 16 Letkol Pnb Bambang Apriyanto di Pekanbaru, Senin.

Ia menjelaskan kegiatan mencuci seluruh jet tempur buatan Negeri Paman Sam Amerika Serikat yang memperkuat pertahanan wilayah barat Indonesia itu dilakukan di Shelter Skadron 16 dengan melibatkan seluruh personel Skadron.

Menurut dia, tradisi pencucian pesawat mengandung makna memegang teguh filosofi dalam menyambut tahun baru 2019 dengan suci dan kebersihan hati, fikiran, ucapan serta perbuatan personel.

“Termasuk Alutsista yang kita operasikan,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka menjelaskan bahwa tradisi cuci pesawat tempur F-16 itu acap kali dilakukan disetiap penghujung tahun.


“Kami melaksanakannya sesuai dengan arahan pimpinan agar mengisi akhir tahun 2018 dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat serta jauh dari maksiat dan hura-hura,” katanya.

Skadron Udara 16 yang pada bulan Oktober 2018 kemarin genap berusia empat tahun dalam mengoperasikan pesawat F-16C/D 52ID dan bertugas mengamankan wilayah udara yurisdiksi Nasional NKRI.

Baca Juga:  Qatar Borong Jet Tempur F-15 dari AS Rp 160 Triliun

Skadron Udara 16 merupakan Skadron tempur andalan TNI AU yang berada di wilayah koopsau 1 tepatnya di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Dalam melaksanakan kegiatan pencucian pesawat tersebut, sebenarnya hampir sama halnya dengan melaksanakan pencucian kendaraan darat lainnya. Bedanya, ada beberapa hal-hal khusus yang perlu diperhatikan diantaranya adalah diperlukan kualitas air yang bagus kemudian menggunakan detergen dan kain lap khusus yang tidak merusak cat pesawat.


Sedangkan bagian badan pesawat yang terdapat beberapa lobang-lobang sensor harus ditutup terlebih dahulu sehingga tidak kemasukan air.

Kegiatan ini dilakukan secara bergotong-royong oleh seluruh anggota Skadron Udara 16, yang dalam pelaksanaanya dilaksanakan secara bergilir dua pesawat dalam setiap kali pencucian.

Lanud Roesmin Nurjadin merupakan satu-satunya pangkalan militer tipe A di Pulau Sumatera. Selain diperkuat F-16 Fighting Falcon, pangkalan militer itu juga diperkuat dengan jet tempur Hawk Mk.109/209 yang memperkuat Skadron Udara 12.

Selain melaksanakan cuci jet tempur, personel Lanud Roesmin Nurjadin juga menggelar doa bersama, baik yang digelar di Masjid maupun Gereja komplek militer sebagai bagian menyambut tahun baru 2019.

Sumber: antaranews.com
Credit Foto : Bams Bramble

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan