Slovakia Jadi Pembeli Pertama F-16 Viper Block 70/72 Full Version

F-16 Viper dengan livery TNI AU. Gambar dari proposal Lockheed Martin ke pemerintah Indonesia

Slovakia akan menjadi negara pertama pengguna pesawat tempur F-16 generasi terbaru yaitu F-16V Viper Block 70/72 versi utuh. Berbeda dengan Taiwan yang menggunakan pesawat jenis ini tapi hasil dari upgrade pesawat lama berbasis F-16 A/B yang hanya akan setara 70% dari kemampuan Viper yang sesungguhnya.

Departemen Luar Negeri AS melalui Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) telah menyetujui penjualan varian terbaru pesawat tempur F-16V (blok 70/72) komplit dengan peluru kendali dan bom kepada Slovakia.

Slovakia memang gak main-main dalam pembelian 14 jet tempur F-16 Viper Generasi ke-empat ini. Selain mesin cadangan, semua rudal dan sistem aviasi juga ikut diborong untuk menggantikan armada Mig-29 yang sudah tidak layak terbang karena embargo suku cadang dari Rusia.

Berikut ini paket pembelian pesawat tempur ini

  • 14 jet tempur F-16V Block 70/72
  • 16 mesin F110 General Electric atau F100 Pratt & Whitney
  • 15 kanon M61 A1 Vulcan 20 mm
  • 16 radar Active Electronically Scanned Array (AESA) APG-83
  • 14 Modular Mission Computers
  • 14 sistem komunikasi LINK-16
  • 16 sistem navigasi LN260 EGI (Embeded GPS and Inertial Navigation)
  • 14 Joint Helmet Mounted Cueing Systems
  • 14 Improved Programmable Display Generators (iPDG)
  • 30 rudal udara-ke-udara AIM-120C7 AMRAAM
  • 100 rudal udara-ke udara AIM-9X Sidewinder
  • 12 rudal latihan AIM-9X Captive Air Training Missiles
  • 24 unit panduan tambahan untuk AIM-9X
  • 224 kit CCG/AG untuk GBU-12
  • 20 kit CCG untuk upgrade GBU-49
  • 150 kit pemandu KMU-572F/B untuk GBU-38
  • 60 peluncur rudal LAU-129
  • 36 pengisi bom MK-82 atau BLU-111
  • 400 selongsong bom MK-82 atau BLU-111
  • 400 sekring FMU-152
  • 6 sniper pod ANA-AAQ-33
  • 14 Joint Helmet Mounted Cueing Systems II
  • 14 Sistem Manajemen Peperangan Elektronik AN/ALQ-213
  • 16 Advanced Integrated Defensive Electronic Warfare Suites AN/ALQ-211
  • 16 Countermeasure Dispenser AN/ALE-47
  • Sistem Identifikasi Teman atau Musuh (AIFF) Canggih
Baca Juga:  Helikopter Militer Korea Selatan Jatuh, 5 Personel Tewas

Paket penjualan F-16 Viper ini disebutkan senilai $ 2,91 miliar. AS berharap penjualan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS dengan membantu meningkatkan keamanan mitra NATO yang merupakan kekuatan penting di kawasan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di Eropa.


F-16 Viper sebelumnya telah ditawarkan ke India dan Indonesia dengan iming-iming dirakit di kedua negara tersebut dan pembelinya berhak atas lisensi bengkel F-16 Viper di Asia.

Indonesia membidik F-16 Viper untuk membangun satu skuadron tempur baru yang ditempatkan di wilayah timur. Sedangkan India masih ragu menetapkan pilihan antara F-16 Viper atau Saab JAS Gripen yang menawarkan transfer teknologi secara penuh.

F-16 Viper menawarkan banyak keunggulan dibanding jet tempur lainya di antara:


  1. Biaya operasionalnya murah, separuh dari Sukhoi Su-27
  2. Suku cadangnya melimpah dan bisa segera didapatkan
  3. F-16V dilengkapi radar AESA Northrop Grumman APG-83 Scalable Agile Beam Radar (SABR), yang merupakan pengembangan dari radar APG-81 yang terdapat pada pesawat tempur siluman F-35
  4. F-16 Viper sudah dilengkapi Computer Databus berkecepatan tinggi yang sangat membantu tugas pilot dalam mengambil keputusan taktis.
  5. F-16V meng-upgrade juga display terpusat 6 x 8 inchi dan Digital Flight Control & Auto GCAS (Ground Collision Avoidance System),
  6. Pilot F-16 Viper menggunakan Helmet-Mounted Cueing System

F-16 Viper punya kemampuan avionik setara pesawat 4,5G hanya minus sistem siluman dan laci rudal saja.

Baca Juga:  Anggaran Militer Rusia Turun Drastis, Kalah Dari India

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan