STTAL Pamerkan Kapal Tanpa Awak Anti Radar

Dalam pameran produk hasil karya tugas akhir (TA) mahasiswa semester akhir Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Ada sebuah prototype yang menarik perhatian, yaitu drone kapal tanpa awak anti radar.

Kapal yang diberi nama Platform Stealth Fast Attack Vehicle ini didukung kemampuan laju mencapai 30 knot dengan kendali jarak jauh. Menariknya, drone ini dilengkapi sistem antiradar dan senjata otomatis berupa meriam 7,6 mm. Kapal juga mampu berlayar di perairan dangkal hingga 6cm.

Kapal ini dikembangkan empat orang diantaranya: Kapten Laut (T) Fandi Tri Prasetya sebagai analisa kekuatan bahan dan kemampuan teknologi siluman, Kapten Laut (T) Saibo Darma Otario sebagai analisa Tahanan dan Propulsi, Kapten Laut (T) Yopie Lutfian Arief sebagai analisa stabilitas dam seakeeping dan Kapten Laut (T) Masligar Farsida sebagai analisa dan perancangan bangunan kapal.


Pameran karya dari 130 wisudawan perwira dan bintara lulusan STTAL di Gedung Moelyadi Bumimoro Surabaya, Jawa Timur, merupakan bagian dari syarat kelulusan. Mereka merancang inovasi alutsista dan pendukungnya.


Ada 24 produk yang dipamerkan dan bahkan diujicobakan di hadapan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi. Karya yang ada dihasilkan 36 perwira yang menempuh program magister (S-2) Analisis Sistem dan Riset Operasi (ASRO) Angkatan II serta III, 57 perwira yang menempuh program sarjana S-1 Angkatan XXXV, dan 37 bintara yang menempuh program Diploma 3 Angkatan IX di STTAL.

Baca Juga:  Pesawat Pertama Sukhoi Su-35 Milik Indonesia Akan Datang Tahun 2018

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan