Sukhoi Su-24 Suriah Ditembak Jatuh Israel

Militer Israel dalam pernyataannya hari ini mengatakan mereka telah menembak jatuh sebuah jet tempur Sukhoi Suriah karena memasuki wilayah udara Israel sejauh dua kilometer di kawasan Dataran Tinggi Golan.

Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan kepada wartawan, jet tempur yang mereka tembak itu antara Sukhoi Su-24 atau Su-22 (modifikasi dari model Su-17) milik Angkatan Udara Suriah. Dia menyebut jet tempur itu sedang terbang dalam kecepatan tinggi.

“Dua rudal patriot ditembakkan ke arah jet Sukhoi. Pesawat itu sudah dalam pengawasan, memasuki wilayah udara Israel sejauh dua kilometer dan dicegat,” kata pernyataan militer Israel di Twitter, seperti dilansir laman Russia Today, Selasa (24/7).

Jet Sukhoi itu dikatakan jatuh di wilayah Suriah di sebelah selatan Dataran Tinggi Golan. Nasib pilot hingga kini belum diketahui.

“Pesawat itu ditembak dan jatuh. Kami tidak punya informasi soal pilotnya. Saya juga tidak menerima laporan ada parasut yang terlihat. Kami juga tidak tahu apakah pilotnya sudah diamankan,” kata Conricus.


Sumber di militer Suriah mengatakan kepada Sputnik, pilot pertama dari jet itu Omran Muri tewas dan nasib pilot kedua tidak diketahui.

Media pemerintah Suriah, SANA, membenarkan Israel menyasar jet tempur itu dan mengatakan pesawat itu sedang dalam operasi di dalam wilayah udara Suriah.

“Musuh Israel menegaskan dukungannya kepada kelompok teroris bersenjata dan menyasar salah satu jet tempur kita yang sedang menyerang kelompok mereka di daerah Saida di tepi Bukit Yarmouk di wilayah udara Suriah,” kata SANA mengutip seorang sumber militer.

Baca Juga:  Serbuan Dahsyat Amerika di Suriah, Tewaskan 200 Pasukan Swasta Rusia dan Milisi Pro Pemerintah

“Militer Suriah sedang melancarkan operasi untuk membersihkan sisa-sisa teroris di wilayah sepanjang 50 kilometer persegi di perbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Hari ini jet Suriah dan Yordania menyerang posisi teroris di kawasan itu sejak pukul 08.00.”

Perseteruan Israel dan Suriah kian memanas sejak musim panas ini ketika pasukan Basyar al-Assad melancarkan operasi besar melawan militan di selatan Suriah, memaksa musuh mendekat ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel sejak 1967.

Sumber: haaretz/merdeka.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan