Sukhoi Su-47 Pesawat Tempur Canggih Rusia Yang Gagal Diproduksi

Rusia adalah salah satu negara inavotor terbaik untuk pesawat tempur. Mewarisi teknologi Uni Soviet, negara ini mampu menjadi salah satu pengekspor terbesar senjata dirgantara.

Salab satu inovasi desain yang eksterim adalah Pesawat Su-47 Berkut. Ini adalah prototipe jet tempur dengan sayap sapu terbalik, pesawat ini awalnya dianggap sebagai pesawat tempur generasi kelima Rusia. Desain Su-47 menekankan kelincahan dogfighting yang ekstrem. Su-47 dirancang sebagai pesawat berbasis kapal induk dan baru kemudian akan dikembangkan juga untuk Angkatan Udara.

Dengan dua mesin turbojet D-30F-11 mirip dengan yang ada pada pencegat kuat MiG-31 Foxhound yang menyediakan propulsi, meskipun akhirnya turbofan vektor dorong AL-41F yang lebih canggih direncanakan untuk menggantikannya. Jet tempur Su-47 melakukan penerbangan pertamanya pada 25 September 1997.

Jet tempur Su-47 diklaim mampu mencapai sudut serangan yang ekstrem, atau kemampuan untuk melontarkan hidung pesawat melampaui vektornya. Su-47 diklaim berkemampuan Mach 2, namun kecepatan penerbangan Berkut kecepatan tercepat yang dilaporkan adalah Mach 1,65.

Sukhoi merencanakan untuk jet tempur Su-47 menampilkan ruang senjata internal yang dapat menampung empat rudal udara-ke-udara R-77 jarak jauh, selain empat rudal jarak pendek R-73 eksternal.

Namun jet tempur Su-47 tidak pernah lebih dari sekadar demonstran teknologi yang dikembangkan secara pribadi. Su-47 mendemonstrasikan kinerja belok instan yang luar biasa, namun buruk pada belokan berkelanjutan karena kecepatannya cepat habis. Sukhoi pun kemudian mengakui Su-47 belum dianggap sebagai jet siluman.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan