Suku Kurdi Segera Punya Negara Merdeka Sendiri, Irak Segera Jatuh Miskin

Pashmerga, Pasukan Militer Kurdi tampak bersorak merayakan Newrooz, perayaan tahun baru dalam kalender Kurdi. 20 Maret 2017. Foto: REUTERS/Ako Rasheed

Suku etnis Kurdi akan segera memiliki negara sendiri yang telah lama dicita-citakan di atas tanah Kurdistan. Selama berabad-abad setelah sempat berjaya dibawah raja legendaris Sholahudin Al-Ayubi (Saladin), orang-orang Kurdi menderita karena tanah Kurdistan dibagi ke dalam 3 negara: Irak, Suriah dan Turki.

Pungutan suara referendum dihelat Senin (25/9/2017) lalu itu diumumkan pada Rabu (27/9/2017) malam waktu setempat oleh petugas pemilihan di Irbil, semi-otonom ibu kota Pemerintah Wilayah Kurdistan (Kurdish Regional Government/KRG). Jumlah pemilih yang ikut ambil bagian dalam referendum ini ternyata tinggi yakni sekitar 72 persen dari 8,4 juta populasi Kurdistan.

Hasilnya, sebanyak 92,73 persen mengatakan ‘Ya’ sebagai jawaban atas pertanyaan ‘Apakah Anda ingin Wilayah Kurdistan dan wilayah Kurdistan di luar administrasi daerah menjadi negara merdeka?’ demikian kata kepala komisi pemilihan Hendrin Mohammed.

Referendum ini ditentang keras oleh 3 negara yang akan wilayahnya akan “dicaplok” Kurdistan, yaitu Irak, Turki dan Suriah.

Di Timur Tengah, Suku Kurdi adalah kelompok etnis terbesar keempat namun mereka tidak pernah memiliki bangsa negaranya sendiri. Selama bertahun-tahun mereka mengalami penindasan oleh Turki, Irak, Iran dan Suriah.

Orang-orang Kurdi mayoritas beragama Islam Sunni. Sejarah mencatat keberanian mereka dalam membela Islam dan sekaligus penyelamat Islam dari kehancuran saat berhasil menahan serangan pasukan Hulagu yang menghancurkan Bagdad di medan perang Ayn Jalut.

Baca Juga:  Mengenal Anti Flash Gear, Jubah Putih Pelindung Panas

Setelah menaklukkan Baghdad, Hulagu bertekad menghabisi pengaruh Islam di Timur Tengah. Setelah menaklukan Suriah, pasukanya mengarah ke Mesir, benteng terakhir umat Islam saat itu. Dipimpin oleh Saifudiin Qutuz al-Kurdi, pasukan Islam yang sebagian besar orang Kurdi berhasil mengalahkan Mongol-nya Hulagu Khan yang belum pernah kalah sebelumnya.


Sejak dunia Islam dikuasai oleh orang-orang Turki Dinasti Ustmaniyah hingga masa sekarang ini. Orang-orang Kurdi selalu dihalangi untuk mendirikan negaranya sendiri. Padahal sejarah telah mencatat jasa besar suku bangsa ini untuk dunia Islam dan Timur Tengah.

Namun jika Kurdistan benar-benar berpisah dari Irak, bisa dipastikan negara itu akan segera jatuh miskin, karena ladang-ladang minyak Irak berada di tanah Kurdistan.

Kurdi menginginkan area yang bergaris orange masuk ke wilayahnya. Padahal tambang-tambang minyak adalah yang berwarna merah.

 

 

 

 


 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan