Suriah Tembak Jatuh Rudal Israel Yang Mengarah ke Bandara T-4

Israel melancarkan seranganya ke Suriah setelah mengaku wilayahnya dibombardir mortir dari arah wilayah Suriah. Dalam serangan tersebut, selain komando pasukan Tank yang merangsek masuk ke perbatasan di Golan. Israel juga meluncurkan rudal yang menyasar ke Pangkalan Udara / Bandara T-4 di Provinsi Homs, pada 08/07/2018.

Damaskus langsung bereaksi dan menyebut aksi tersebut sebagai langkah agresi militer Israel ke teritorial sah mereka dan siap memberikan balasan.

Dalam serangan Israel tersebut, Bandara T-4 berhasil aman setelah rudal-rudal Israel berhasil dicegat sistem pertahanan udara, S-200 dan S-300 buatan Rusia.


“Sistem pertahanan udara kami menggagalkan agresi Israel dan menjatuhkan sejumlah misil yang menargetkan bandara T-4,” kata sumber militer kepada kantor berita negara Suriah, SANA, yang dilansir Reuters, Senin (9/7/2018).

“(Sietem) pertahanan udara menyerang salah satu pesawat yang melakukan serangan dan memaksa yang lainnya pergi dari wilayah udara Suriah,” lanjut sumber militer tersebut.

Rami Abdel Rahman, Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan rudal-rudal tersebut menembaki target “petempur Iran” di pangkalan udara T-4.

Serangan terhadap pangkalan itu bukan pertama kali terjadi. Pada 9 April lalu, serangan serupa menewaskan tujuh anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Suriah, serta sekutunya Iran dan Rusia, menyalahkan Israel atas serangan tersebut. Teheran juga bersumpah akan membalas serangan.

Baca Juga:  Pashmerga Kurdi Ancam Aksi Balasan Pada Pemerintah Irak

Israel telah menjadi sangat khawatir dengan pengaruh Iran yang semakin meluas di Suriah. Militer Tel Aviv kerap meluncurkan serangan udra dengan klaim menargetkan transfer senjata Iran kepada Hizbullah Lebanon di wilayah Suriah.


Seorang perwira tentara rezim pemerintah Presiden Bashar al-Assad di wilayah Suriah selatan mengatakan serangan sejumlah rudal semalam datang dari selatan wilayah Tanf menuju pangkalan udara Homs.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan