Susahnya Masuk Kokpit Helikopter Apache AH-64 TNI AD

TNI AD mendapat tambahan kekuatan helikopter serang Apache Guardian AH-64E Guardian Full Armor. Dalam saty kesempatan, Panglima TNI mengajak Kapolri Tito Bahctiar untuk menjajal helikopter ini.

Ternyata masuk ke dalam ruang duduk helikopter serang paling canggih ini tidak mudah, ada tips dan banyak prosedur yang harus dipatuhi.

Bahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang seorang pilot pun, perlu panduan ketika mhendak naik ke kokpit Apache milik TNI AD.

Setelah ada penjelasan singkat dari Letkol Cpn Cahyo Permono selaku Komandan Skadron 11/Serbu
lalu ada demonstrasi cara prakteknya dari Lettu Cpn Alex untuk memasuki kokpit tandem si Apache.

Pertama, sebelum masuk harus posisi setengah jongkok di atas sponson sambil tangan kanan memegang handle yang berada di sisi kanan atas bagian dalam kokpit.

Sambil berpegangan di handle ini, kedua kaki harus masuk dan tangan kiri meraih handle yang lain. Setelah duduk, posisinya harus dibenarkan sampai badan bisa masuk secara utuh ke dalam kokpit.


Adapaun cara keluarnya kebalikan dari tahapan di atas.

Kokpit tandem apache juga punya fungsi sama, baik depan maupun belakang. Pilot penerbangnya bisa memilih untuk duduk di depan atau di belakang saat menerbangkan helinya.

Namun dalam operasi di Afghanistan, komandan misi lebih memilih duduk di bangku depan. Ia bertugas mengoperasikan alat bidik, sensor, dan sistem persenjataan.

Baca Juga:  Kabut Asap Ganggu TNI Jaga Ambalat

Sementara penerbang in command duduk di belakang yang posisinya lebih tinggi. Dengan posisi lebih tinggi, memberikan kemudahan jarak pandang bagi penerbang saat melaksanakan misi.

Di hampir seluruh pesawat model tandem, awak kedua diwajibkan memiliki kualifikasi penerbang. Karena dalam kondisi emerjensi, katakanlah pilot tertembak, ia harus bisa mengambil-alih kendali untuk membawa pesawat menjauhi daerah konflik.


AH-64 Apache merupakan heli serang darat yang disegani armada tank dan lapis baja Blok Timur. Helikopter ini menjadi salah satu elemen pembuka saat Amerika Serikat menggelar Operasi Desert Storm di Irak.

Sumber: TSM

2 Komentar

Tinggalkan Balasan