Susul Jerman, Prancis Jatuhkan Embargo Kepada Militer Turki

Petualangan Turki dengan Operasi Peace Spring di Suriah ibarat boomerang yang berbalik arah kepada dirinya sendiri, Operasi Militer yang bertujuan untuk membasmi kelompok Kurdi YPG/PKK yang bercokol di Suriah Utara nampaknya tidak disetujui oleh sekutu NATOnya sendiri.

Diberitakan oleh RT (12/10/2019) mengikuti langkah Jerman dan AS, Prancis akhirnya mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan pasokan militer ke Turki. “Dengan mengharapkan berakhirnya Ofensif ini, Prancis memutuskan untuk menangguhkan semua rencana untuk mengekspor senjata ke Turki yang dapat digunakan untuk operasi militer ini”

Penangguhan penjualan senjata terjadi ketika para menteri Uni Eropa bersiap untuk bertemu di Luxembourg minggu depan untuk merencanakan tanggapan terhadap serangan ‘Operasi Damai Musim Semi’ Turki, dan setelah Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Massa mengumumkan penghentian serupa untuk ekspor senjata pada hari Sabtu sebelumnya.

Sebagai informasi Alutsista Prancis yang digunakan oleh militer Turki terutama oleh Angkatan Udaranya adalah pesawat angkut berat A 400M dan helikopter AS 332. Tidak banyak diketahui apakah Turki akan mengalami kesulitan ketika para sekutunya ini (AS,Jerman, Prancis, Belanda dan Norwegia) menjatuhkan sanksi embargo militer

Baca Juga:  Pesawat Tempur AU Taiwan Latihan Terbang dan Mendarat di Jalan Raya

1 Komentar

Tinggalkan Balasan