Swedia Tawarkan 16 Jet Gripen, 6 Dirakit Di Indonesia

Polemik tarik ulur tentang pengganti jet tempur F-15 Tiger masih terus bersaga. Pemerintah memang sudah mengkonfirmasi memutuskan meminang 1 skuadron Su-35, tapi gerombolan Jet Tempur generasi 4,5 G itu diprediksi untuk skuadron tempur baru, bukan untuk menggantikan F-15. Ini sesuai dengan amanat warisan MEF jilid ke-2 era presiden SBY, yaitu menambah 1 skuadron tempur baru.

Salah satu produsen yang getol menawarkan produknya adalah SAAB asal Swedia, produsen JAS 39 Gripen. JAS 39 Gripen adalah sosok pesawat tempur ringan yang mengundang ketagihan penggunanya. Pesawat ini memang diklaim sebagai pemburu Sukhoi. Pesawat ini mampu membawa beragam persenjataan maut buatan AS maupun buatan Eropa.

Punya kemampuan multirole atau swingrole yaitu mampu melakukan peran tugas Air-to-Air (Jakt), Air-to-Ground (Attack), dan Reconnaisance (Spaning) –disingkat JAS. Dengan konektifitas radar yang canggih, sangat cocok untuk patroli udara, patroli darat, maupun patroli lautan. Tak salah bila pihak pembuat kemudian mengampanyekan penempur ini sebagai: Wings of Your Nation.


Persenjataan yang bisa dibawa Gripen meliputi AIM-9/IRIS-T, AIM-120/MICA, Skyflash/Meteor, Rb.75, KEPD.350, Paveway, Rbs-15 Antiship Missile, Cluster Bomb, Mk.82, dll. Lengkap dan dapat diandalkan.

Soal harga, mungkin harus dikonfirmasi dan dikomparasi ulang. Pada awal terbit, JAS 39 disebut-sebut punya harga lebih murah dari harga F-16. Meski hanya dibekali satu mesin, tapi mesin yang digendong Gripen C/D atau NG adalah mesin yang sama dengan mesin pesawat F/A-18E/F Super Hornet.

Baca Juga:  Danramil Plaosan Kawal Tank Ampibi Anoa Uji Coba di Cemoro Sewu Magetan

SAAB selalu memberikan tawaran menarik dalam penjualan Gripen ke negara mana pun, sesuai dengan kebutuhan negara tersebut. Misalnya ke Brazil, SAAB menawarkan Gripen dengan skema pinjaman, jadi Brazil gak beli, cuma sewa saja.

Untuk Indonesia, SAAB menawarkan 6 pesawat untuk dirakit di Indonesia sebagaimana permintaaan kementrian pertahanan yang mengharuskan adanya transfer teknologi. Tapi masalahnya, komponen spare part jet tempur ini mayoritas berasal dari Amerika, Lha klo begitu, berarti harus ada lisensi dari Amerika yang susahnya minta ampun untuk transfer teknologi.

87625-saab-ja39-gripen


Komponen asli SAAB Swedia hanya di sektor radar. Lha klo begini bagaimana? Ya sebagai pesawat patroli rutin. Grippen memiliki kelebihan dimana biayanya 5kali lebih murah dari F16. Semuanya tergantung pada pengambil kebijakan.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan