Taiwan Akusisi Rudal Harpoon Block II, Siap Hajar Kapal Induk China

Pejabat Taiwan telah mengkonfirmasi bahwa Kementerian Pertahanan Nasional hampir mencapai kesepakatan untuk membeli sistem pertahanan pantai bergerak yang baru dengan rudal anti-kapal Boeing Harpoon Block II.

Menurut laporan baru-baru ini oleh Udn.com, wakil menteri pertahanan Taiwan Chang Zhe-Ping telah mengkonfirmasi bahwa Taipei telah memutuskan untuk mengakuisisi sistem pertahanan pantai Harpoon buatan Amerika Serikat dalam konfigurasi bergerak di atas kendaraan.

Chang Zhe-Pin juga menambahkan bahwa rudal-rudal baru itu harus mulai beroperasi dengan skuadron Hai Feng Angkatan Laut pada tahun 2023.

Sistem pertahanan pantai bergerak yang baru dimaksudkan untuk melakukan pengawasan lalu lintas pantai maritim dan militer, memantau dan menggambarkan garis komunikasi laut, dan identifikasi dan deteksi serta menghancurkan target musuh.

Sistem pertahanan pantai anti kapal Hsiung Feng II milik Republik China Taiwan yang akan mampu meluncurkan rudal Harpoon Block III. Foto: wikipedia

Yang paling penting, kehadiran ini memperluas area laut yang mampu dideteksi pertahanan Taiwan.

Harpoon adalah rudal anti-kapal yang siap beraksi di semua-cuaca, over-the-horizon. Lintasan terbangnya sangat rendah di atas permukaan laut sehingga sulit dideteksi radar, selama beraksi dalam panduan radar aktif untuk memastikan akurasi ke arah sasaran, dan dengan desain hulu ledak yang mampu menjebol kapal berbobot lebih dari 4000 ton.

Untuk menyerang target di darat dan kapal di pelabuhan, rudal menggunakan navigasi inertial berbantuan GPS untuk mencapai target yang ditentukan. Ledakan 227 kilogram hulu ledak memberikan daya tembak mematikan terhadap berbagai sasaran darat, termasuk situs pertahanan pantai, situs rudal permukaan-ke-udara, pesawat terbuka, fasilitas pelabuhan / industri dan kapal di pelabuhan.

Baca Juga:  Bangkit Dari Kubur, Jepang Segera Miliki Kapal Induk Pertama Setelah Perang Dunia II

Kesepakatan potensial akan memperkuat hubungan pertahanan AS-Taiwan. Amerika Serikat telah mengekspor senjata ke Taiwan setiap tahun selama lebih dari 70 tahun. Sejak 2008, Amerika Serikat telah menjual lebih dari $ 24 miliar senjata ke Taiwan, termasuk pesawat tempur, tank, dan rudal.

Inilah yang membuat China tidak pernah berani memaksakan tindakan militer ke Taiwan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan