Taiwan Gunakan Mesin Bekas Pesawat F-5 Digunakan Untuk Rudal Jelajah

Jika di Indonesia jet tempur F-5E/F Tiger II eks TNI Angkatan Udara yang sudah tak bisa terbang lagi nasibnya berakhir menjadi monumen, ternyata Taiwan jauh lebih kreatif.

Maklumlah, Taiwan adalah operator F-5E/F terbesar di dunia saat ini. Populasi jet tempur buatan Northrop Grumman tersebut sekitar 300 unit, atau seperempat dari jumlah total produksi pabrikan selama ini. Sudah tentu jet tempur sebanyak itu punya suku cadang mesin yang lebih besar lagi.


Mesin General Electric J85 yang mentenagai F-5 Tiger pun coba dimanfaatkan AU Taiwan dan Akademi Ilmu Pengetahuan Taiwan untuk dijadikan sebagai teknologi propulsi rudal jelajah. Mesin J85 sendiri dikenal sederhana, namun bertenaga besar dengan daya dorong lebih dari 3.000 pon.


Rudal jelajah memiliki bobot yang bisa jadi lebih ringan dari sebuah jet tempur, sehingga kecepatan lesatnya, walau hanya ditenagai dengan satu mesin, bisa sangat maksimal. Taiwan sendiri sedang mengembangkan proyek rudal jelajah untuk meningkatkan efek penggentar yang mereka miliki.

Sumber: National Interest/UC News

Baca Juga:  Iran Kembali Provokasi Kapal Perang Amerika

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan