Tak Punya GPS, Pesawat Tim Aerobatik Swiss Salah Tempat Beratraksi

Kisah memalukan dialami oleh Tim aerobatik Swiss Patrouille Suisse, mereka melakukan atraksi di tempat yang salah.

Dalam rangka memperingati seratus tahun meninggalnya Oskar Bider, seorang perintis penerbangan di Swiss, Tim Patrouille Suisse dijadwalkan akan memeriahkan acara yabg berpusat di kota Lagenburck dengan terbang lintas.

Namun mereka malah beratraksi di kota Mümliswil yang sedang mengadakan festival menyanyi yodel. Walhasil para hadirin di Langenbruck diberi harapan palsu, karena pesawat F-5E Tiger yang dinantikan tidak kunjung tiba.


Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Swiss telah meminta maaf atas kesalahan tersebut. Ia mengatakan bahwa pesawat itu tidak memiliki GPS dan hanya mengandalkan peta dan pena.

Komandan skadron melihat tenda-tenda yang disiapkan untuk festival yodel di Mümliswil yang berjarak kira-kira enam km sebelah barat Langenbruck. Mereka pikir, tenda-tenda itulah tempat berkumpulnya perayaan 100 tahun penerbangan.

Seorang juru bicara militer Swiss mengatakan kepada koran berbahasa Jerman Neue Zürcher Zeitung bahwa pesawat F-5E Tiger II tidak dilengkapi dengan teknologi modern.


“Navigasi dilakukan berdasarkan peta, pena, dan penglihatan manusia,” ujarnya.

Walaupun terkaget-kaget atas kehadiran “tamu tak diundang” itu, namun para pengunjung festival yodel mengaku menikmati pertunjukan yang tidak terduga tersebut.

Oskar Bider sendiri adalah orang pertama yang terbang melintasi pegunungan Alpen di kedua arah, suatu prestasi yang ia capai pada tahun 1913 pada usia 22 tahun. Ia memulai penerbangannya dari Langenbruck.

Baca Juga:  Lapisan Siluman F-35 Bisa Rontok Jika Terlalu Lama Di Kecepatan Supersonik

Sumber : angkasa.news

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan