Tank Ringan Baru Type 15 Mulai Masuk Dinas AD China

Pada tanggal 27 Desember 2018, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China Wu Qian mengumumkan bahwa tank ringan Type 15 baru yang juga dinamai VT5 untuk versi ekspor, telah resmi memasuki kedinasan Angkatan Darat china.

Type 15 adalah tank ringan yang dirancang dan diproduksi oleh perusahaan pertahanan China NORINCO (North Industries Corporation). VT5 yang merupakan versi ekspornya diperkenalkan ke publik pada Zhuhai AirShow China pada November 2016.

Persenjataan utama tank Type 15 terdiri dari satu meriam rifled 105 mm dilengkapi dengan thermal sleeve dan fume extractor yang memiliki jangkauan tembak maksimum 3.000 m. Persenjataan utama ini juga dilengkapi dengan sistem pemuatan otomatis. Selongsong peluru dikeluarkan melalui lubang kecil yang terletak di bagian belakang turret.

Persenjataan kedua Type 15 adalah satu remote controlled weapon system yang dipasang di atap turret yang dipersenjatai dengan senapan mesin 12,7mm dan satu peluncur granat 40mm otomatis.

Type 15 memiliki bobot dari 33 hingga 36 ton tergantung dari paket armor yang dipasang pada tank. Dengan
bobot ini, tank ini menawarkan mobilitas lebih tinggi daripada tank tempur utama (MBT) standar dengan
menawarkan tingkat daya tembak yang sama. Rasio daya terhadap berat tank ini adalah antara 27 dan 30 hp/ton
tergantung pada paket armor. Tank ringan ini dapat digunakan di daerah pegunungan dan beroperasi di medan yang tidak dapat diakses untuk tank tempur utama standar yang memiliki berat sekitar 50 ton seperti MBT
ZTZ99 Type 99 buatan Tiongkok.

Baca Juga:  Malaysia Lirik Tank Leonardo M60A3s Untuk Menambah Kekuatan

Type 15 ditenagai oleh mesin diesel 1.000 hp yang dikendalikan secara elektronik, yang dipasang di bagian
belakang hull dan dihubungkan dengan transmisi hidro-mekanis otomatis penuh dengan kemampuan pivot steering dan dilengkapi sistem pendingin. Tank ini dapat berjalan pada kecepatan maksimum 70 km/jam dijalan raya, 35 hingga 40 km/jam dalam kondisi off-road dengan jarak jelajah maksimum 450 km.


Sumber : armyrecognition.com/ TSM Angga Saja

1 Komentar

Tinggalkan Balasan