Tentara Amerika Dimasukkan Dalam Daftar Teroris oleh Iran

US Navy Seal. Foto: navyseal.com

Pemerintah Iran akan memasukkan tentara Amerika Serikat ke dalam daftar teroris. Jika iya, status tentara AS sama dengan ISIS di mata Iran.

Tindakan Teheran  ini adalah semacam balasan pada Washington, jika mereka juga akhirnya benar-benar memasukkan Garda Revolusi Iran (IRGC) ke dalam daftar teroris. AS memang tengah mempertimbangkan memasukan IRGC dalam daftar teroris, karena dinilai membantu kelompok-kelompok yang dianggap teroris, baik di Suriah, Irak, ataupun Yaman.

“AS salah jika mengira dapat menekan Iran dengan menggunakan cara ini untuk melakukan negosiasi mengenai isu-isu regional,” kata Komandan IRGC, Mohammad Ali Jafari, seperti dilansir Reuters pada Minggu (8/10).

Sebelumnya, Gedung Putih kemarin menyatakan, Presiden AS Donald Trump akan memberikan respon terbaru terkait dengan uji coba rudal yang dilakukan Iran, dan juga dugaan dukungan terhadap terorisme. Salah satu langkah yang mungkin akan diambil Trump adalah dengan memasukan IRGC dalam daftar hitam teroris di AS.


Hubungan antara Iran dan AS sendiri saat ini berada dalam puncak ketegangan. Ketegangan diantara keduanya meningkat setelah Trump menunjukan sikap akan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.


Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai kesepakatan yang sangat buruk. Irak sebagai respon menyatakan akan angkat kaki dari kesepakatan itu, dan mempercepat program nuklirnya jika AS benar-benar menarik diri dari kesepakatan yang dicapai tahun 2015 itu.

Advertisements

1 Komentar

  1. Akan lebih baik jika USA dipimpin OBAMA dan IRAN dipimpin Ahmad dinejad sedikit berbicara plotis tapi terampil dalam mengatasi masalah. dibanding TRUMP yang suka memanas manasi negara lain tapi sedikit solusi malah banyak ributnya.

    katanya USA polisi DUNIA kok bisa dicap TERORIS oleh IRAN heheheeee

Tinggalkan Balasan