Tentara Indonesia dan Australia Latihan Bersama Lagi Setelah 20 Tahun

Tentara Indonesia baru saja menyelesaikan latihan pertama mereka di Australia sejak hubungan diplomatik antara kedua negara memburuk selama krisis Timor Leste, dua dekade lalu.

Selama dua pekan terakhir, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah bekerja bersama dengan prajurit Brigade Pertama di Darwin sebagai bagian dari Latihan Wirra Jaya, kegiatan bersama pertama di tanah Australia sejak 1995.

Hubungan antara kedua negara hancur empat tahun kemudian ketika satuan tugas Interfet yang dipimpin Australia dikerahkan ke Timor Leste menjelang desakan kemerdekaan negara ini dari Indonesia.

Dua tahun yang lalu, Polisi Federal Australia (AFP) menghentikan investigasi kejahatan perang dalam kasus pembunuhan lima wartawan Australia di Balibo, Timor Leste pada 1975.

Kolonel Steve D’Arcy dari Brigade Pertama Angkatan Darat mengatakan, hubungan antara kedua tentara terus menguat.

latihan-bersama-tni-australia-1

“Kami telah bekerja bersama-sama untuk waktu yang lama dan setiap tahun, setiap kali kami melakukan sesuatu seperti ini, hubungan itu terus menguat dan berkembang, dan itu adalah hubungan yang sangat kuat dan semakin membaik,” kata Kolonel Steve D’Arcy.

“Hubungan kami dengan Indonesia sangat penting dan untuk mendukung hal itu, operasi atau latihan semacam ini benar-benar penting untuk mengembangkan hubungan individu, tim dan juga komandan ke komandan,” tambahnya.

Sejak 11 September, anggota Batalyon ‘5 RAR’ Australia dan Batalyon Mekanik 203 Angkatan Darat RI telah ambil bagian dalam latihan infantri gabungan, latihan operasi perkotaan dan sejumlah pendidikan militer profesional.

Pada (23/9) pagi, tentara Indonesia dan Australia saling bertukar hadiah perpisahan pada parade perpisahan di Barak Robertson Darwin. (republika)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan