Terjun Satwa Kopassus Bakal Ramaikan HUT TNI 2017

Dalam rangka memperingati HUT ke- 72 TNI tahun 2017, para penerjun Kopassus melaksanakan latihan akhir untuk memeriahkan demonstrasi terjun bebas militer (free fall) membentuk ular-ularan bersama satuan TNI lain dan demonstrasi terjun bebas militer dengan satwa anjing penyerang, pada Kamis 28-9-2017 di Pelabuhan Indah Kiat, Merak, Cilegon, Provinsi Banten.

Demonstrasi itu puncaknya akan dipertunjukkan pada tanggal 5 Oktober 2017 di tempat yang sama. Disamping itu, yang tidak kalah menarik akan tampil pula puluhan prajurit Kopassus dalam demonstrasi Pendaki Serbu (Dakibu) pada sebuah crane yang terletak di pinggiran dermaga Cilegon.

Kali ini Kopassus menyertakan 6  penerjun free fall yang pelaksanaan latihannya sudah dimulai beberapa hari yang lalu, baik secara internal di lingkungan Kopassus maupun secara eksternal bergabung dengan satuan TNI lain di Bandara Halim Perdanakusuma.
Pada peringatan HUT ke-72 TNI tahun 2017 ini, para penerjun payung Kopassus melaksanaka variasi penerjunan dengan membawa satwa anjing penyerang.

Sertu Teddi M. Romdhon yang ikut ambil bagian sebagai salah satu peterjun diantara 6 penerjun lain yang membawa satwa anjing penyerang mengatakan, terjun bebas militer, kali ini mempunyai keunikan tersendiri, sebab setiap penerjun harus mampu menjinakkan satwa agar satwa yang ikut terjun bisa beradaptasi sewaktu melaksanakan penerjunan dari udara.

“Sebelumnya kami harus menyatu dengan satwa yang akan kita bawa untuk terjun, sehingga dalam pelaksanaan latihan sehari-hari, kita ajak satwa itu untuk bermain-main dan bercengkerama serta dielus-elus agar jinak dan menurut. Ini adalah salah satu cara berkomunikasi dengan satwa sehingga pada saatnya nanti satwa yang akan kita ajak terjun sudah familiar dengan penerjun,” jelas Teddi M. Romdhon.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Kembali Kirim Bantuan Untuk Rohingya Myanmar

Sementara itu, Sertu (K) Dessy Alvionita yang sudah banyak pengalaman di dunia terjun payung, kali ini juga ikut serta membawa salah satu bendera Mabes TNI/Angkatan sebagai Srikandi Udara penerjun wanita Kopassus dalam demonstrasi terjun payung memeriahkan HUT ke 72 TNI.


“Saya merasa bangga dapat turut melaksanakan penerjunan di setiap event, baik kegiatan formil maupun kejuaraan lainnya. Ini juga tidak terlepas dari perjuangan saya untuk selalu konsisten melaksanakan latihan dan terus mengukir prestasi,” jelas Dessy Alvionita.


Wanita asal Kutai Barat, Kalimantan Timur ini mempunyai banyak prestasi dalam bidang terjun payung. Sertu (K) Dessy Alvionita juga adalah salah satu peterjun perempuan yang sudah seringkali beraksi dalam momen-momen seperti ini. (tniad.mil.id)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan