Thailand Mengincar Super Hercules

Angkatan Udara Thailand tengah mengincar untuk membeli armada baru pesawat angkut untuk mengganti pesawat C-130 Hercules mereka yang telah menua. Kandidatnya antara Shaanxi Aircraft Corporation Y-9 dan Lockheed Martin C-130J Super Hercules, kata seorang nara sumber sebagaimana dikutip oleh Xinhua, Jumat (16/09).

“Angkatan Udara Thailand sedang berusaha untuk membeli armada baru pesawat angkut bermesin turboprop untuk menggantikan selusin pesawat angkut C-130H Hercules-nya, yang telah dioperasikan oleh Angkatan Udara Thailand sejak tahun 1980,” kata mantan Panglima Angkatan Udara Thailand purnawirawan Trithod Sonchaeng sebelumnya.

Sementara itu, Panglima Angkatan Udara Thailand yang baru, Jom Roongsawang tengah mempertimbangkan untuk membeli empat pesawat tempur Saab JAS 39 Gripen untuk menambah skuadron yang sekarang ada sejumlah selusin pesawat tempur multi-role dari jenis yang sama dari Swedia.

Angkatan Udara Thailand memiliki 12 pesawat tempur Gripen pada Air Wing 7 di provinsi Surat Thani selatan. Skuadron Gripen itu dibeli pada tahun 2008 untuk menggantikan pesawat tempur F-5E Tiger buatan AS.

Akhir bulan lalu, dua pesawat penumpang buatan Rusia diserahkan ke Angkatan Udara Thailand. Pesawat penumpang Sukhoi Superjet 100LR, yang diperkirakan masing-masing dijual seharga $ US34 juta, akan digunakan sebagai pesawat penumpang untuk anggota Kerajaan dan VIP lainnya. Pesawat itu bergabung dengan pesawat Boeing 737 dan Airbus Angkatan Udara Thailand yang saat ini digunakan pada tujuan serupa. (sumber: defenseworld.net)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan