Tiba Di Suriah, Kapal Induk Rusia Kuznetsov Siap Beraksi Di Aleppo

Kapal Induk Kuznetsova tiba di Suriah. Foto: RIA Novotsi

Setelah melalui banyak saga, perjalanan kapal induk Ruusia Kuznetsov tiba di Suriah. Pasukan udara kapal induk Laksamana Kuznetsov langsung berencana menyerangi posisi militan ISIS di dekat kota Aleppo, Suriah dalam waktu dekat, demikian dilaporkan media Rusia Gazeta.ru, mengutip narasumber dari Kementerian Pertahanan Rusia.

Tugas utama armada udara Kuznetsov adalah mencegat militan ISIS yang berusaha memasuki Aleppo dari jarak jauh, sebelum mereka mendekati Aleppo. Selama dua minggu terakhir, para teroris telah beberapa kali berusaha menyerang posisi tentara Suriah di sebelah barat dan barat daya kota Aleppo.

Dalam operasi militer kali ini, kapal induk Laksamana Kuznetsov diperkuat: 15 pesawat tempur Su-33 dan MiG-29K/KUB, serta 10 helikopter Ka-52K, Ka-27, dan Ka-31.


Dalam perjalananya, Kapal Induk Kuznetsov didampingi kapal penjelajah rudal berat Pyotr Velikiy, dua kapal destroyer kelas Udaloy Severomorsk, kapal kelas Kulakov, serta beberapa kapal perang pendukung lainya yang tak disebutkan termasuk 2 kapal selam nuklir yang mengawal.

Selain itu, pasukan aviasi kapal Laksamana Kuznetsov juga akan mendapat tambahan bantuan pesawat dari pangkalan militer Hmeimim. Rusia sepertinya ingin benar-benar segera mengakhiri konflik di Suriah dengan serbuan total menghancurkan musuh rezim Bashar Asad.

Selama proses peralihan presiden Amerika Serikat akan terjadi kevakuman kebijakan luar negeri Washington selama kurang lebih 2 bulan, sampai Trump masuk ke Gedung Putih pada bulan Januari 2017. Ini adalah kesempatan Rusia untuk menghabisi oposisi dan pemberontak. Arah kebijakan Donald Trump juga diprediksi akan pro Rusia, karena selama masa kampanye dia berkali-kali berjanji akan masa bodoh dengan urusan timur tengah. (rbth/huff)

Baca Juga:  Arab Saudi Borong 300 Pesawat Tanpa Awak Wing Loong II Dari China

Kapal Induk Laksamana Kuznetsov

Kru: 1.960 orang
Berat benaman: 60 ribu ton
Kecepatan maksimum: 29 knot (53,71 kilometer per jam)
Senjata:

  • 12 rudal antikapal 4K80 Granit
  • 24 sistem peluncur rudal antipesawat Kinzhal (192 rudal)
  • 8 kompleks rudal antipesawat 3M87 Kortik (256 rudal)
  • 2 RBU-12000 Udav (60 peledak)
  • 6 senapan otomatis enam barel 30 mm AK-630

Pasukan udara (sesuai proyek):
26 pesawat tempur Su-27K (Su-33) atau MiG-29K, serta helikopter Ka-27 dan Ka-31

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan