Tidak Ada Dana, Dua Pertiga Jet Tempur AL AS Tak Bisa Terbang

Sebuah laporan mengejutkan datang dari Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS), sekitar dua pertiga dari total pesawat jet tempur F/A-18 (AL-AS) dilaporkan tidak bisa terbang, karena tidak ada dana untuk memperbaikinya. Jet-jet tempur yang bermasalah itu sedang menunggu suku cadang baru.

Menurut berita yang dilansir Defense News ada sekitar 1.700 armada AL AS yang bermasalah, dari jumlah tersebut di dalamnya ada jet tempur, pesawat patroli dan pesawat angkut yang bermasalah. 62% adalah jet tempur F/A-18.

“Selain itu, tidak cukup dana untuk memperbaiki armada kapal,” bunyi laporan itu. “AL tidak bisa mendapatkan uang untuk menggerakkan layanan, dan sekitar USD440 juta diperlukan untuk membayar pelaut.”

Menurut John Venable, seorang peneliti senior untuk kebijakan pertahanan di Heritage Foundation, juga mengungkap masalah pada sebagian besar pesawat jet tempur AL AS. ”Itu akan membawa mereka beberapa tahun untuk reparasi, memperbarui, dan memperbaiki F/A-18 yang dalam kondisi dicadangkan,” katanya, seperti dikutip Washington Freee Beacon, semalam (11/2/2017).


“Mereka tidak bisa mengejar, bahkan jika kantor administrasi (Presiden) Trump memberi mereka semua uang yang dibutuhkan,” lanjut Venable.


Wakil Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana William Moran juga mengeluhkan kondisi peralatan tempur itu kepada Komite Angkatan Bersenjata Parlemen AS. ”Untuk berbagai alasan, galangan kapal dan depot penerbangan berjuang untuk mendapatkan kapal dan pesawat terbang melalui periode pemeliharaan tepat waktu,” katanya.

Baca Juga:  Qatar Terima 5 Pesawat Tempur Rafale Dari Perancis

“Hal ini telah menjadi jelas bagi saya bahwa kesiapan keseluruhan AL telah mencapai tingkat terendah dalam waktu bertahun-tahun,” keluh dia.

sumber : sindonews.com

1 Komentar

Tinggalkan Balasan