Tidak Punya Kekuatan Marinir, AD Malaysia Borong 46 IFV Deftech Gempita

Militer Malaysia tidak memiliki pasukan marinir, oleh karenanya AD Malaysia dituntut untuk memiliki kemampuan amfibi dalam melintasi sungai atau rawa.

Diberitakan oleh Malaysia Flying Herald (5/5/2020) AD Malaysia telah melengkapi Batalyon Mekanik ke 19 dengan ranpur angkut personel IFV Deftech AV 8 Gempita sebanyak 46 unit versi amfibi, kendaraan tempur ini dipersenjatai dengan Turret Bushmaster M242 kaliber 25 mm.

IFV Deftech Gempita adalah ranpur amphibi buatan Malaysia atas bantuan Turki. Total ada 256 Deftech yang telah diproduksi dan semuanya dipakai Malaysia, 46-nya diantara adalah versi Amfibi.

Tujuanya agar kemampuan Amfibi AD Malaysia bisa setara dengan kemampuan standar Marinir. Selain melintasi rawa atau sungai juga bisa menginfiltrasi dari laut ke pantai.

Rencana awalnya, AD Malaysia mengincar ranpur pendarat AAV-7 bekas pakai dari Amerika Serikat (AS) untuk pendarat amfibi, tetapi AS membeli syarat agar Malaysia membeli kapal Landing Platform Dock (LPD) bekas pakai AL AS USS Dallas jika ingin membeli AAV-7. Satu paket.

Sebagai informasi untuk membentuk pasukan marinir/serbu amfibi setidaknya ada dua alutsista yang dimiliki yaitu kapal pendarat amfibi baik berupa Landing Platform Dock (LPD) ataupun Landing Ship Tank (LST) dan helicopter serbu atau kendaraan tempur amfibi yang diluncurkan dari LPD atau LST. Dan kedua aspek ini dimiliki oleh Malaysia namun dengan kemampuan yang terbatas seperti KD Mahawangsa atau KD Sri Indera Sakti.