TNI AD Akan Menggelar Latihan Ancab di Natuna

Kepulauan Natuna kembali dipilih sebagai lokasi latihan militer Indonesia. Kali ini, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang akan melaksanakan Latihan Tempur Antar Kecabangan (ANCAB) di Kabupaten Natuna. 

Latihan ini akan di ikuti 17 satuan TNI AD, diantaranya, pasukan tempur Kostrad, Brigif 17 dan sebagainya. Jumlah pasukan yang akan ikut serta cukup banyak, hampir 4000 personil. Dengan menggunakan alutsista terbaik yang dimiliki TNI AD, seperti tank leopard dan MLRS Astross.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0318 Natuna Letnan Kolonel (Inf) Ucu Yustiana ketika di wawancara sejumlah awak media di depan pintu keluar ruang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, seusai mengikuti rapat Hari Ulang Tahun Kabupaten Natuna ke 17,  Rabu 12 Oktober 2016. Namun perwira melati dua itu, belum mengetahui tanggal tepatnya. “Pokoknya sekitar Desember 2016,” katanya.

Menurut Ucu, TNI AD menggelar latihan tempur ANCAB di Natuna yang berada di perbatasan Indonesia ini untuk menguji profesionalisme dan kesiapan operasi darat. Karena tidak bisa dipungkiri, kekuatan darat juga penting, sama dengan kekuatan laut dan udara. “TNI AD selalu bersinergi dengan unsur TNI lain,” tegasnya. “Agar pertahanan dan keamanan masyarakat dan negara, khususnya di perbatasan tetap terjaga.”

Berbicara pertahanan diperbatasan, kata Ucu, TNI AD akan menempatkan sekitar 1600 personil dari berbagai satuan di Natuna. Kekuatan besar ini, semakin memperkuat daratan dari serangan pasukan asing yang ingin menguasai Indonesia melalui perbatasan. “Perbatasan sangat strategis bagi pasukan asing mempersiapkan kekuatan militernya,” kata Ucu. “Sebelum menyerang ke tempat vital kota – kota Indonesia.”

Baca Juga:  Angkasa Yudha Latihan TNI AU Telah Dimulai

Lalu, bagaimana dengan banyak personil TNI, khusus TNI AD, sebagian masyarakat Natuna merasa resah, takut terjadi gesekan dilapangan? Ucu meminta masyarakat jangan menggunakan pradigma lama terhadap TNI. Karena TNI bukan musuh masyarakat, melainkan penjaga keamanan masyarakat dan negara. Kata Ucu  “Jika terjadi gesekan terhadap oknum – oknum tertentu, khususnya personil TNI AD, silahkan lapor kepada saya atau Den Pom.”

3 Komentar

Tinggalkan Balasan