TNI AL Laksanakan Penanda Tanganan Kontrak Untuk Pengadaan Jasa Dan Barang 2017 Serempak

TNI Angkatan Laut melaksanakan Penandatanganan Kontrak Pengadaan  Barang dan Jasa TA 2017 yang dibuka dan disaksikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, pada Rabu, (11/01).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serempak oleh satker-satker TNI AL di delapan tempat berbeda yaitu, Mabesal Cilangkap,  Koarmabar, Koarmatim, Lantamal II Padang, Lantamal IV Tanjung Pinang, Lantamal XI Merauke, Lantamal XII Pontianak, serta Lantamal XIII Tarakan.

Dikatakan oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P.,  pada pembukaan acara tersebut bahwa, Presiden RI sejak tahun 2016 mencanangkan percepatan perencanaan kerja bagi seluruh kementerian, lembaga,  dan institusi. Melalui percepatan perencanaan, pemerintah berharap seluruh bagian dapat meningkatkan kinerja dan hasil nyata.


“Agar tercapai tujuan tersebut, maka dapat dimulai dari hal yang paling dasar yaitu efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah. Salah satu langkah nyata yang dapat kita lakukan adalah efisiensi proses yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa” ujar Kasal.

Kegiatan yang diselenggarakan kedua kalinya oleh TNI Angkatan Laut ini, merupakan tindak lanjut dan wujud nyata dari langkah-langkah peningkatan kinerja TNI Angkatan Laut. “Dengan dilaksanakannya penandatanganan kontrak di awal tahun, maka diharapkan akan mempercepat daya serap anggaran TNI Angkatan Laut TA 2017 dan dapat menghindari terjadinya kegiatan lintas tahun” tegas Kasal.

Baca Juga:  Militer Rusia Konfirmasi Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi

Penandatanganan kontrak secara kolektif antara para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker TNI Angkatan Laut dengan para mitra penyedia barang dan jasa ini terdiri dari 215 kontrak dengan total nilai Rp. 2,22 triliyun, meliputi kontrak alutsista senilai 1,6 triliyun rupiah, sarana prasarana senilai 409 miliyar rupiah, dan perlengkapan personel senilai 118 miliyar rupiah, sarana dan prasarana pendidikan senilai 48 miliyar rupiah, serta penelitian dan pengembangan senilai 12 miliyar rupiah.

Selanjutnya selesai penandatanganan, Kasal melakukan teleconference dengan Kotama-kotama terkait Penandatanganan kontrak secara serempak di delapan tempat berbeda.

Sumber : TNI AL

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan