TNI AU dan PTDI Sukses Upgrade Pesawat F-16 Lisensi dari Lockheed AS

Magetan – TNI AU bekerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sukses melakukan upgrade pesawat F-16 A/B nomer TS-1610 dengan supervisi langsung dari pabrik pembuatnya Lockheed Martin Amerika Serikat.

“Kita harus bangga, bangsa Indonesia sudah mampu meng-upgrade pesawat F-16 menjadi lebih canggih setara dengan pesawat paling baru, yang mampu membawa persenjataan rudal jarak jauh, dilengkapi radar dan avionic terbaru,” kata KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.

Pesawat ini diupgrade melalui program falcon star dan eMLU untuk meningkatkan airframe, avionic, dan armament sistem pesawat tempur F16 A/B, serta memaksimalkan usia pakai menjadi 8.000 jam terbang.

“Dengan terbangnya pesawat TS-1610 pada hari ini, menjadi bukti pencapaian, bahwa anak bangsa juga mampu meng-upgrade secara mandiri pesawat tempur yang dimiliki Indonesia,” ungkap Kasau setelah menyaksikan langsung Terbang Perdana pesawat tersebut di Lanud Iswahjudi, Magetan, pada Selasa 18/02/2020.

Kasau berharap, pihak-pihak terkait dapat meningkatkan kerjasama dengan lebih baik lagi, sehingga sembilan pesawat F-16 lainnya dapat segera kembali terbang di angkasa.

“Saya optimis, keberhasilan perdana ini, ditambah dengan adanya masukan yang konstruktif dari Lockheed Martin, akan menjadi pembuka jalan dalam percepatan proses upgrade sembilan pesawat F-16 A/B lainnya,” tutup Kasau.

Ceremony ditandai dengan penandatanganan fuselage TS-1610 oleh Kasau didampingi Pangkoopsau II dan Danlanud Iswahjudi, kegiatan dilanjutkan test flight TS-1610 yang dipiloti oleh Dwayne” Pro”Opella, dan diakhiri dengan _Water Salute_ seusai mendarat.

Baca Juga:  Kamenhan Akan Bangun 4 Kapal Baru Untuk Perkuat Patroli di Natuna

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koorsahli Kasau, Asrena Kasau, Asops Kasau, Dankoharmatau, Aspam Kasau, Aspers Kasau, Pangkoopsau I dan II, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT. Dirgantara Indonesia, Danlanud Iswahjudi, Kepala Proyek eMLU serta perwakilan dari Lockheed Martin Mr. Josh Stewart.