TNI AU Disuruh Bayar 2,4Juta Dollar Agar Pesawat F-16 C/D Bisa Terbang 30 Tahun Lagi

Pesawat F-16 C/D blok 16 milik TNI AU sudah cukup tua. Pesawat-pesawat tersebut didatangkan pada dekade 1980-an. Sampai saat ini umurnya sudah mencapai 30 tahunan. Sudah cukup tua.

Diberitakan Defense Aerospace, Angkatan Udara AS (USAF) sudah mulai pengerjaan program SLEP (Service Life Extension Program) untuk jet tempur F-16C/D Fighting Falcon miliknya, yang setipe dengan F-16C/D 52ID (EDA) milik TNI AU.

Program SLEP yang dijalankan pertama kali untuk F-16C milik grup aerobatik Thunderbirds itu meliputi perkuatan struktur utama bodi pesawat, perkuatan pada sayap, perkuatan cincin kokpit, dan juga pengadaan sejumlah mesin dan perkakas baru untuk upgrade.


Setelah selesai menjalani SLEP, nantinya F-16C/D AU AS akan punya umur pakai sampai 12.000 jam, cukup untuk terbang sampai tahun 2050 nanti. Tentu saja, perbaikan SLEP ini hanya bicara soal struktur, soal avionik dan persenjataan memang tak disentuh dan kembali pada pengguna.


Harga program SLEP per pesawat hanya 2,4 juta Dolar AS dan dikerjakan selama 9 bulan, jauh lebih murah daripada membeli pesawat tempur baru yang sudah puluhan juta Dolar AS. TNI AU tertarik?

Sumber: UC News/Aryo Nugroho

Baca Juga:  ADRI-L TNI AD, Kapal Angkut Tank Mini Mobilitas Tinggi

4 Komentar

  1. beli baru aja udah paksain, yang itu jual lagi aja udah atau ya paling ngga dijadiin pesawat tempur penjaga titik aja sama patroli rutin

Tinggalkan Balasan