TNI AU Secara Resmi Mulai Didik Pramugari Militer


TNI AU secara resmi mendidik wanita angkatan udara (Wara) khusus menjadi pramugari militer, terutama pesawat kepresidenan dan VIP pejabat negara. Pendidikan dipusatkan di Sekolah Pertama Bintara (Semaba) Wara Angkatan 42 di Skadron Pendidikan (Skadid) 105 Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adisutjipto Marsekal Pertama (Marsma) TNI Novyan Samyoga, secara resmi membuka pendidikan tersebut di Lapangan Jupiters, Lanud setempat, Senin (16/10/2017). Pembukaan ditandai dengan pemotongan rambut dan penyiraman air bunga kepada perwakilan siswa Semaba Wara. Kemudian diikuti penyiraman air kepada seluruh siswa serta dilanjutkan dengan kegiatan orientasi dasar militer.

Pendidikan tersebut diikuti 60 orang hasil seleksi lulusan SMA dari seluruh Indonesia. Mereka akan mengikuti pendidikan selama lima bulan di Skadik 105 Lanud Adisutjipto di Kaliurang, Sleman, DIY.

Danlanud Adisutjipto Yogyakarta Novyan Samyoga mengatakan selain untuk memenuhi kebutuhan personel Wara, untuk pendidikan Semaba Wara 2017, juga untuk memenuhi kebutuhan pramugari militer. Dari 60 siswa itu, nantinya akan diambil 15 siswa untuk menjadi pramugari militer. Mereka akan menjadi pramugari pesawat kepresidenan dan VIP pejabat negara.

“Dari 15 siswa itu, lima akan menjadi pramugari pesawat kepresidenan dan 10 pesawat VIP pejabat negara,” kata Novyan seusai pembukaan Semaba Wara 2017 di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjiptto. Novyan menjelaskan, meskipun untuk pramugari militer, penampilan (good looking) sangat diutamakan. Namun, sebagai pemenuhan personel Wara unsur kualitas juga sangat diutamakan.

Baca Juga:  Karakter Pasukan Khusus TNI, Senyap Mematikan

Untuk itu, sebelum diterima mengikuti pendidikan, para calon siswa harus mengikuti seleksi yang ketat meliputi tes kesehatan, pemeriksaan psikologi, kesamaptaan jasmani, pendidikan personel, administrasi, dan skrinning POM. “Seleksi sangat ketat karena kami mengedepankan kualitas dari masing-masing calon siswa,” terangnya.


Menurut Novyan, setelah lulus dari pendidikan Semaba Wara mereka akan ditempatkan di kesatuan AU yang ada di seluruh Indonesia. Bukan hanya akan mengisi posisi staf, namun juga bisa menjadi penerbang pesawat militer.

Komandan skadik 105 letkol Sus Monica Theresia Purba menambahkan sebelum mengikuti pendidikan, para siswa Semaba Wara tersebut akan mengikuti orienstasi terlebih dahulu. Orientasi ini akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu Senin-Selasa (16-17/10/2017).

Pembukaan orientasi dilaksanakan setelah pembukaan pendidikan Semawa Wara di lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto. “Untuk orientasi lanjutan dilaksanakan di Mako Skadid 105,” tambahnya.

(Sindonews.com/Puspen TNI AU)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan