TNI dan Polri Tembak Mati 6 Terduga Teroris di Tuban

Sekitar 400 personel dari Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia. Menembak mati 6 orang yang diduga teroris setelah sebelumnya sempat adu tembak.

Kasus ini bermula saat sebuah mobil Daihatsu Terios nomor polisi H 9037 BZ diduga membawa benda mencurigakan dihentikan petugas Lalu Lintas Polres Tuban di jalur Tuban-Semarang pada Sabtu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang sempat menembaki polisi sebelum lari ke perkebunan. Polisi memasangi mobil pelaku dengan garis polisi dan melakukan penggeladahan.

Setelah terjadi baku tembak, keenam pelaku ditemukan tewas di kebun jagung milik warga.

Enam pistol diamankan dari enam terduga teroris yang tewas setelah baku tembak dengan polisi di Tuban. Semua pistol itu merupakan hasil rakitan.

Selain pistol rakitan, polisi juga memgamankan satu buku paspor atas nama Satria Aditama, warga Semarang. Kemudian beberapa handphone, 6 pisau sangkur, 1 box berisi peluru tajam serta 2 buku saku tentang jihad.

“Yang jelas ada kaitannya teroris kelompok daripada JAD yang dua hari lalu ditangkap, ada 3 orang yang ditangkap masih dalam proses Densus 88 kemudian melakukan amaliyah, balas dendam,” kata Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolda Jawa Timur.

Berikut galeri foto-foto terduga dan barang buktinya

Baca Juga:  7 Juta Peserta Aksi 212, Mereka Bukan Buih Tapi Laksana Prajurit Komando

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan