TNI Tangkap Oknum Prajurit Tersangka Penjualan Ribuan Amunisi Senjata ke OPM

Seorang oknum TNI ditangkap Tim Intel Kodim 1804 Sorong. Yang bersangkutan diamankan setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) Kodam Cenderawasih atas dugaan sebagai penjualan amunisi senjata ke kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organsiasi Papua Merdeka (OPM).

Menurut berita yang dilansir iNews, identitas oknum TNI tersebut yakni berpangkat Pratu dengan inisial DAT, NRP 31130695080692 dan bertugas di Unit Intel Kodim 1710/Mimika. Dia diamankan pada Minggu (4/8/2019) pukul 08:02 WIT.

“Yang bersangkutan ditangkap di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di Kilometer 8 Melati Raya Kompleks Distrik Sorong Manoi Kota Sorong. Dia merupakan DPO Kodam Cenderawasih dalam kasus dugaab penjualan amunisi kepada kelompok KKSB OPM,” ujar sumber dari lingkungan TNI AD yang enggan disebutkan namanya, Senin (5/8/2019).


Menurutnya, penangkapan ini dilakukan tim gabungan Intel Korem 181/PVT dan Unit Inteldim 1802/Sorong. Operasi penangkapan dipimpin Pasi Intel Kodim 1804 Sorong Kapten Inf Arujin beserta 6 anggota. DPO ini diamankan dalam rumah seorang warga Sorong bernama Niken.


“Anggota sudah memantau terduga pelaku sejak pukul 02.00 WIT. Lalu pada pukul 08.02 WIT, DPO ditangkap ketika sedang mengikuti acara kedukaan,” kata sumber tersebut.

Seusai diamankan, oknum TNI terduga penjualan amunisi tersebut dibawa ke Markas Kodim 1804 Sorong untuk diminta keterangan. Seusai diperiksa, yang bersangkutan langsung dibawa ke Kantor Denpom XVIII-1 Sorong Puncak Bahari. Dia ditahan sambil menunggu dijemput pihak Pomdam Cenderawasih.

Baca Juga:  Panglima TNI : Kami Siap Hadang ISIS Di Perbatasan Filipina

Komandan Detasemen Corps Polisi Militer Sorong Letkol CPM Noerhadi membenarkan adanya satu oknum anggota TNI terduga DPO penjualan amunisi kepada kelompok KKSB, yang ditahan di Denpom Sorong. Namun Noerhadi enggan memberikan komentar lebih jauh. Menurutnya, pihak yang berhak mengeluarkan komentar terkait penangkapan tersebut yakni dari Kodam Cenderawasih.

“Yang bersangkutan benar sementara ditahan di Rutan Denpom Sorong. Namun untuk keterangan lebih lanjut, nanti diberikan atasan kami,” kata Letkol CPM Noerhadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/8/2019).

Rencananya, terduga pelaku akan dibawa ke Kodam Cenderawasih di Jayapura, Senin (5/8/2019). Bahkan, tim dari Kodam Cenderawasih sendiri yang datang untuk menjemput oknum TNI tersebut.

Sumber: iNews.com

2 Komentar

  1. tegakan hukum militer dengan tegas dan tanpa pandang bulu…agar jadi contoh bagi peradilan sipil…exskusi langsung…tanpa proses lama bila terbukti bersalah…nanti kalou bisa dipercaya peradilan militer kasus korupsi biar ditangani peradilan militer saja…!!!

Tinggalkan Balasan