Tolak Airbus A400M Atlas, TNI AU Tetap Memilih Hercules Sebagai Pesawat Angkut

Pesawat Airbus A400M Atlas tidak jadi dipilih TNI AU yang memilih setia dengan pesawat angkut Hercules

Meski digosipkan akan meminang pesawat angkut buatan Airbus A400M Atlas seperti yang dimiliki Malaysia, namun TNI AU ternyata tetap memilih untuk setia dengan pesawat angkut buatan Amerika Serikat, dengan memutuskan untuk meminang Hercules C-130tipe J terbaru. Hal ini sudah tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) kedua (2014-2019) ini, TNI AU akan menambah kekuatan pesawat Hercules Tipe J. Sehingga ke depannya akan berpengaruh langsung pada kesiapan Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU.

“AU sendiri dalam renstra kedua ini akan menambah kekuatan pesawat Hercules Tipe J sehingga berpengaruh langsung pada kesiapan Pasukan Khas,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ketika ditemui sesaat setelah memimpin peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI Angkatan Udara di Taxy Way Landasan Udara (Lanud) Adi Sutjipto, Yogyakarta, Selasa (17/10).

Dikatakan, dengan adanya pesawat angkut Hercules Tipe J tersebut akan mengubah pelaksanaan penerjunan Paskhas karena pesawat itu sudah dilengkapi dengan oksigen.

“Pesawat tipe J dilengkapi dengan oksigen, sehingga profile penerjunan akan berubah. Sehingga pasukan bila melaksanakan kegiatan ini dengan aman karena ketika pada ketinggian lebih dari 10.000 (kaki), pesawat buka pintu oksigen juga bisa hidup karena peralatan yang ada di pesawat itu,” ungkapnya.


Bila terealisasi, pesawat angkut Hercules Tipe J akan menggantikan pesawat angkut Hercules lawas (Tipe B) yang hingga kini masih digunakan TNI AU dalam menjalankan setiap operasi. Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang masih menggunakan pesawat angkut Hercules tipe B. Selain Hercules Tipe B, Indonesia juga masih menggunakan pesawat angkut Hercules Tipe C

Baca Juga:  Panser V-150, Mobil Setan Andalan Yonkav 7/Sersus

Sebagai pesawat angkut, A400M memang menawarkan kapasitas yang lebih besar, namun juga dibutuhkan landasan pendaratan yang lebih luas. Sedangkan Hercules C-130J meski daya angkut lebih kecil namun memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam hal medan pendaratan, cocok untuk keadaan darurat dan mendukung misi pada bandara darurat.

Perbandingan fisik A400M dan C130J

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan