Toyota Restui Ranpur Maung Buatan PT. Pindad

Toyota Astra Motor (TAM) selalu pemegang merek Toyota di Indonesia mengakui PT. Pindad telah mengajukan “restu” atas penggunaan mesin dan sasis mobil Hilux untuk dipakai pada ranpur “Maung”.

Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi mengatakan pengajuan Pindad masih ditelaah prinsipal di Jepang. Pihaknya disebut juga masih menunggu hasil keputusan prinsipal atas permohonan Pindad tersebut.

“Pindad sudah ada request ke kami, dan sekarang sedang dibicarakan dengan prinsipal. (Yang diajukan) berhubungan dengan penggunaan engine,” ungkap Anton melalui pesan singkat, Selasa (28/7) seperti dikutip dari CNNIndonesia.com

Menurut Anton Pindad baru kali ini mengajukan permohonan penggunaan dapur pacu Hilux. Anton juga menjelaskan permohonan yang dilayangkan Pindad hanya sebatas mesin, tidak termasuk sasis Hilux yang sebelumnya disebut-sebut digunakan Pindad bakal Maung.

“So far informasi yang dibicarakan adalah engine,” kata Anton.

Kata Anton jika kerja sama Pindad dan Toyota sudah terjalin bukan tidak mungkin Maung bakal masuk dalam layanan purna jual. Artinya Maung bisa diservis di bengkel resmi Toyota.

“Mungkin next-nya ya sebagai kelanjutan dari penggunaan engine,” kata Anton.

Maung sudah dipesan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan spesifikasi militer. Namun demikian Pindad punya rencana juga menyediakan versi sipil Maung dengan harga Rp400 juta – Rp500 juta, konversi ini bisa menjadikan Pindad seperti Jeep, Land Rover, atau AM General (Humvee).

Baca Juga:  150 Prajurit Baru Kopassus Dilantik Di Nusakambangan

Pindad merancang Maung memakai mesin turbo diesel 2.494 cc 2GD-FTV buatan Toyota yang digunakan pada Hilux. Selain Hilux mesin itu juga dipakai Fortuner dan Innova.

Sumber: cnnindonesia.com

1 Komentar

Tinggalkan Balasan