Turki Bantu Penyempurnaan Rudal S-400 Rusia Dalam Memburu F-16 dan F-35

Sistem rudal pertahanan udara Rusia S-300 sampai S-400 terbukti lumpuh menghadapi pesawat-pesawat tempur milik Israel yang buatan Amerika Serikat di Suriah. F-16 aja bisa lolos dengan mudah, apalagi F-35.

Nah, sekarang Rusia punya kesempatan untuk mempelajari cara biar pesawat-pesawat barat enggak lolos lagi dengan cara memanfaatkan gudang pesawat Turki yang isinya adalah pesawat-pesawat buatan barat.

Ini yang ditakutkan oleh banyak Jenderal-jenderal AS tentang bocornya teknologi rahasia ke Rusia seperti diberitakan Sofrep.com (2/12/2019)

Turki baru saja menggelar pasca uji coba antara pesawat tempur F 16 AU Turki dengan sistem pertahanan udara S-400 Triumph. Rusia pasti akan mendapatkan data-data tentang kemampuan F 16 bahkan juga F 35. Ini yang bikin pihak AS kecewa berat dan menahan pengiriman pesawat F-35 ke Turki.

Coba bayangin klo sampai Turki bikin simulasi latihan F-35 versus S-400, pastinya Rusia juga bisa ngikut mencuri data kelemahan F-35.

Menurut Senator Chris van Hollen “Turki secara efektif memberikan Militer Rusia akses ke data yang berkaitan dengan salah satu pesawat tempur AS yaitu F 16.”

Selain itu karena sistem S 400 tidak dirancang untuk bermain-main dengan aset barat, S 400 bisa meninmbulkan ancaman langsung pada pesawat sekutu yang beroperasi di dekat wilayah Udara Turki, tanpa terintegrasi ke jaringan NATO sistem S 400 tidak bisa membedakan antara pesawat kawan ataupun pesawat musuh sehingga meningkatkan kemungkinan militer Turki secara tidak sengaja dapat menembak jatuh pesawat sekutu.

Baca Juga:  AL China Tangkap Drone h Selam AL Amerika Serikat

Sumber:
https://sofrep.com/news/turkey-is-now-helping-make-russian-air-defenses-better-at-tracking-us-fighter-jets/

2 Komentar

  1. Artikelnya seolah-olah menframing klo penjahatnya adalah turki. Padahal amerika menahan F-35 itu karena bukan baru2 ini uji cobanya turki, tapi sebelum datangnya S-400 sudah menahan F-35.

  2. Yg kewalahan nembak f-16 israel bukan s-400 tapi s-300… itupun karna militer suriah masih dlm tahap adaptasi dan edukasi… blum mahir..

Tinggalkan Balasan